BeritaHeadline

Atap Harapan Hampir Runtuh: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Assessment Rumah Pak Shokhi di Ngingas

16
×

Atap Harapan Hampir Runtuh: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Assessment Rumah Pak Shokhi di Ngingas

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Di balik deru mesin industri Kecamatan Waru, terselip kisah pilu dari sebuah sudut di Desa Ngingas. Adalah Pak Shokhi (53), seorang buruh penjaga warung kopi (warkop) yang kini harus bertarung dengan rasa cemas setiap kali langit mendung menyapa. Sudah hampir satu tahun, rumah yang ia huni bersama istri dan anaknya berada dalam kondisi yang sangat membahayakan.

Kamis (16/04/2026), tim BAZNAS Sidoarjo melakukan kunjungan langsung untuk melakukan assessment mendalam. Pemandangan di lokasi sungguh menyayat hati; sebagian besar atap rumah, mulai dari area teras hingga ruang tengah, telah ambruk dan lapuk dimakan usia. Kayu-kayu penyangga yang menghitam tampak tak lagi mampu menopang beban, memaksa keluarga ini mengosongkan beberapa kamar karena risiko roboh yang mengintai sewaktu-waktu.

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar atau yang akrab disapa Gus Jazuk, turun langsung meninjau setiap sudut kerusakan. Didampingi Staf Pelaksana, Ricky Prabu, Gus Jazuk berdialog dengan Pak Shokhi untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran.

“Melihat kondisi rumah Pak Shokhi, ini bukan lagi sekadar tidak layak, tapi sudah sangat berisiko bagi keselamatan jiwa penghuninya. Tugas kami di BAZNAS adalah memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Sidoarjo hadir sebagai solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan perlindungan, terutama tempat tinggal yang aman,” ujar Gus Jazuk dengan nada empatik di sela-sela peninjauan.

Gus Jazuk menegaskan bahwa perbaikan hunian bagi kaum dhuafa adalah prioritas program kemanusiaan BAZNAS.

“Insya Allah, kami tidak akan membiarkan Pak Shokhi terus-menerus dalam ketakutan. Kami telah merencanakan tindak lanjut pengerjaan rehabilitasi rumah ini pada periode Mei mendatang. Kami ingin memastikan keluarga beliau bisa tidur dengan tenang tanpa khawatir atap akan runtuh menimpa mereka,” tambahnya.

Bagi Pak Shokhi, kunjungan ini adalah secercah cahaya di tengah keterbatasan. Sebagai buruh warkop dengan penghasilan yang hanya cukup untuk kebutuhan dapur, merenovasi atap yang ambruk hanyalah mimpi yang sulit ia jangkau sendiri.

Melalui sinergi program RTLH, BAZNAS Sidoarjo terus berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan martabat hidup masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang profesional mampu menyentuh sisi paling rapuh dari kemanusiaan dan mengubahnya menjadi harapan baru.

Zakat Menguatkan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!