
SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sarana ibadah di pelosok daerah. Pada Kamis (9/4), tim BAZNAS bergerak menyusuri Kecamatan Balongbendo untuk menyalurkan amanah para muzakki dalam rangkaian kegiatan pendistribusian bantuan kemanusiaan dan pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini menyasar dua aspek krusial: jaminan sosial bagi lansia/dhuafa dan perbaikan infrastruktur spiritual di lingkungan sekolah dasar. Didampingi oleh staf pelaksana Hafidz dan Rita Defani, serta Sultan (mahasiswa magang dari UIN Sunan Ampel Surabaya), aksi filantropi ini menjadi bukti nyata bahwa Zakat Menguatkan Indonesia.
Sentuhan Kasih untuk Ibu Sawitah
Titik pertama kunjungan dimulai di Desa Singkalan. Tim menemui Ibu Sawitah untuk menyerahkan bantuan biaya hidup. Program ini merupakan bentuk respons cepat BAZNAS terhadap kondisi ekonomi warga yang membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan dasar sehari-hari agar dapat hidup dengan layak dan bermartabat.
Rita Defani, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang terjun langsung ke lokasi, mengungkapkan rasa harunya saat berinteraksi dengan penerima manfaat.
“Melihat senyum syukur dari para penerima manfaat seperti Ibu Sawitah adalah energi bagi kami. Zakat bukan sekadar angka yang berpindah tangan, tapi merupakan harapan bagi mereka yang hampir putus asa. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa tidak ada warga Sidoarjo yang merasa berjuang sendirian dalam kesulitan hidup,” ujar Rita di sela-sela kegiatan.

Membangun Peradaban dari Musholla Sekolah
Usai mengunjungi Ibu Sawitah, perjalanan berlanjut ke agenda besar lainnya: renovasi musholla di tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Balongbendo. Musholla sekolah bukan hanya tempat sujud, melainkan laboratorium karakter bagi generasi penerus bangsa.
- SDN Waruberon: Tim menyerahkan bantuan biaya renovasi yang diterima oleh Bapak Bayu dan Ibu Titik. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan fasilitas agar siswa dapat beribadah dengan lebih nyaman.
- SDN Bakungpringgodani: Bantuan renovasi diserahkan langsung kepada Ibu Yuyun Tri Cahyaningtyas. Suasana kekeluargaan menyelimuti prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat.
- SDN Suwaluh 1: Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim menyerahkan bantuan kepada Bapak Perdana Natas untuk mendukung perbaikan sarana ibadah di sekolah tersebut.
Rita menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga filantropi dan institusi pendidikan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang memiliki sarana ibadah memadai akan sangat mendukung terbentuknya akhlakul karimah pada siswa.
“Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Sidoarjo bertransformasi menjadi bangunan-bangunan kebaikan. Melalui renovasi musholla ini, kita sedang berinvestasi pada masa depan anak-anak kita. Kami ingin mereka tumbuh dengan nilai-nilai religius di tempat yang layak dan bersih. Inilah esensi dari zakat: membersihkan harta sekaligus menyucikan jiwa masyarakat,” tambah Rita dengan penuh semangat.
Zakat: Pilar Penguat Bangsa
Kegiatan di Balongbendo ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran mampu menyentuh berbagai lapisan kebutuhan masyarakat. Dari urusan dapur warga hingga urusan sujud siswa di sekolah, BAZNAS Sidoarjo hadir sebagai jembatan kebaikan.
Melalui dukungan berkelanjutan dari para muzakki, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan. Karena pada akhirnya, setiap rupiah zakat yang ditunaikan menjadi pilar yang memperkokoh ketahanan sosial dan spiritual bangsa Indonesia.
#ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASSidoarjo #SidoarjoMaslahat












