BeritaHeadline

Sinergi Kemanusiaan: Bupati Sidoarjo dan BAZNAS Gerak Cepat Sidak dan Bedah RTLH di Kecamatan Taman

48
×

Sinergi Kemanusiaan: Bupati Sidoarjo dan BAZNAS Gerak Cepat Sidak dan Bedah RTLH di Kecamatan Taman

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Nuansa filantropi menyelimuti Sabtu siang di Kecamatan Taman. Di bawah terik matahari, semangat untuk memuliakan martabat sesama nampak nyata saat Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud kehadiran negara dan lembaga zakat di tengah kesulitan rakyat, dengan target utama percepatan perbaikan hunian yang memprihatinkan.

Titik pertama yang dikunjungi adalah kediaman Bapak Fathul Huda (46) di Desa Geluran. Pria paruh baya ini bertahan hidup di rumah yang kondisinya sangat tidak layak bersama istrinya yang menyandang disabilitas. Tanpa kehadiran buah hati, pasutri ini menempati rumah induk seluas 8×4,5 meter yang merupakan pembagian waris sah. Sebagian bangunan lainnya—milik kakaknya yang berada di bagian belakang—bahkan sudah kosong tak berpenghuni sejak tahun 2010, menyisakan pemandangan tembok retak dan atap yang nyaris roboh.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bergerak cepat. Beliau memastikan koordinasi lintas sektoral, terutama dengan BAZNAS, akan menjadi mesin penggerak utama renovasi ini, khususnya pada bagian vital seperti atap dan tembok yang sudah lapuk dimakan usia.

“Kita akan segera melakukan renovasi rumah pada atap dan tembok yang membutuhkan perbaikan. Kita akan koordinasi dengan Baznas untuk segera melakukan perbaikan,” ujar H. Subandi dengan nada tegas penuh empati saat meninjau rumah Bapak Fathul Huda.

Gus Jazuk, selaku Ketua BAZNAS Sidoarjo, merespons cepat instruksi tersebut dengan memastikan jajarannya segera turun tangan. BAZNAS memiliki komitmen tinggi untuk mendukung visi Pemkab Sidoarjo dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, salah satunya melalui program perbaikan hunian bagi mustahik seperti Bapak Fathul Huda yang memiliki kerentanan ganda (ekonomi dan disabilitas).

Rombongan kemudian melanjutkan sidak ke titik kedua, yakni rumah Bapak Sutamto di Desa Geluran, guna memastikan penanganan serupa untuk mewujudkan hunian yang kembali sehat dan layak huni.

Selain fokus pada perbaikan hunian, aksi filantropi di hari yang sama ini juga menyentuh aspek kesehatan dan mobilitas. Bupati Subandi menyerahkan bantuan kursi roda kepada Muhammad Rahma di Desa Geluran serta Evan Nafis di Desa Kalijaten. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas penerima dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Semoga bantuan kursi roda ini dapat memfasilitasi mobilitas sehari-hari dan bermanfaat untuk ke depannya,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memberikan fasilitas jaminan kesehatan melalui keanggotaan BPJS Kesehatan kepada para penerima bantuan, di mana kartu BPJS tersebut berlaku untuk seluruh anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

“Kartu BPJS ini sudah bisa digunakan untuk seluruh keluarga dalam satu KK, baik bapak maupun ibunya. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya jika ada anggota keluarga yang sakit,” tambah Bupati saat menyerahkan bantuan kepada Muhammad Rahma.

Melalui kolaborasi harmonis antara Pemkab Sidoarjo dan BAZNAS—didampingi Dinas Sosial, Camat Taman, serta Forkopimka—pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: bahwa di Sidoarjo, tidak ada warga yang dibiarkan berjuang sendirian dalam keterbatasan. Semangat Zakat Menguatkan Indonesia pun diwujudkan melalui penguatan fondasi kehidupan mereka, yang dimulai dari tersedianya rumah yang aman dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!