
SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam menebar maslahat, merajut kepedulian, dan meringankan beban hidup umat. Melalui aksi nyata yang responsif dan penuh empati, BAZNAS Sidoarjo menyalurkan rangkaian bantuan keagamaan serta kemanusiaan di beberapa titik strategis, mulai dari wilayah pelosok kecamatan hingga pusat perkotaan pada Senin, 18 Mei 2026. Langkah strategis ini menjadi pengejawantahan nyata dari visi besar yang selalu digaungkan, yaitu “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Bergerak sejak pagi hari dengan membawa amanah para muzaki, tim pendistribusian BAZNAS Sidoarjo yang digawangi oleh Dani P. dan Mulyono selaku staf pelaksana, langsung bergegas menuju kawasan Kecamatan Tarik. Lokasi pertama yang disasar adalah Mushollah Baiturrochim yang terletak di Desa Gempol Klutuk, tepatnya di lingkungan RT 03 RW 02. Tempat ibadah yang selama ini menjadi urat nadi spiritual warga setempat tersebut menerima stimulan bantuan dana renovasi. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak, demi menghadirkan kenyamanan, keamanan, serta kekhusyukan bagi jemaah dalam menunaikan ibadah salat berjemaah dan kegiatan keagamaan kampung.
Tak berhenti di situ, kepedulian BAZNAS Sidoarjo terhadap eksistensi sarana ibadah di lingkungan pendidikan juga diwujudkan secara konkret. Tim pelaksana melanjutkan perjalanan untuk menyerahkan bantuan renovasi bagi Mushollah SDN Mergosari 1, Desa Mergosari, Kecamatan Tarik. Kehadiran bantuan ini disambut hangat oleh pihak sekolah dan komite, karena dinilai mampu memfasilitasi pembangunan karakter religius para siswa sejak dini melalui sarana ibadah sekolah yang jauh lebih layak, bersih, dan representatif.
Mulyono, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang turun langsung mengawal proses penyaluran di lapangan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas antusiasme warga serta pihak sekolah. Kehadiran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat dinilai menjadi jembatan kebaikan yang sangat dinantikan oleh masyarakat di akar rumput.
“Alhamdulillah, amanah mulia dari para muzaki telah kami sampaikan secara langsung dan tepat sasaran kepada pihak pengurus mushollah desa maupun pihak sekolah di wilayah Kecamatan Tarik. Kami menyaksikan sendiri betapa stimulan bantuan ini memantik kembali semangat gotong royong warga yang luar biasa. Melalui program pembenahan sarana ibadah ini, BAZNAS Sidoarjo ingin memastikan bahwa tempat suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT senantiasa layak, kokoh, dan makmur, sekaligus ramah bagi anak-anak di lingkungan sekolah,” ujar Mulyono dengan nada penuh empati saat ditemui di sela-sela penyerahan bantuan.
Lebih lanjut, Mulyono menambahkan bahwa sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga filantropi seperti BAZNAS merupakan pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di seluruh penjuru Kabupaten Sidoarjo.

Usai menuntaskan program pembenahan sarana ibadah di wilayah barat Sidoarjo, kepedulian BAZNAS Sidoarjo langsung berlanjut pada pemenuhan aspek kemanusiaan yang bersifat mendesak. Di hari yang sama, tim bergerak cepat kembali menuju area perkotaan, tepatnya di Dusun Banjarpoh RT 14 RW 06, Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo. Kali ini, sebuah uluran tangan penuh kasih berupa Bantuan Biaya Hidup diserahkan secara langsung kepada Bapak Moch. Fadil Nugroho, seorang warga setempat yang saat ini sedang berjuang keras di tengah keterbatasan ekonomi dan himpitan sosial.
Penyerahan bantuan biaya hidup ini diselimuti oleh suasana haru yang mendalam. Kehadiran personil BAZNAS di kediaman beliau bukan sekadar memberikan sokongan finansial untuk menyambung hidup, melainkan membawa pesan moral yang sangat kuat bahwa mereka yang sedang mengalami kesulitan tidak akan pernah dibiarkan berjuang sendirian.
Melalui rangkaian program pendistribusian yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel ini, BAZNAS Sidoarjo kembali membuktikan bahwa pengelolaan dana zakat yang dikelola secara profesional mampu menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan sosial-keagamaan umat. Mulai dari pembangunan fisik fasilitas keagamaan hingga penyediaan jaminan sosial bagi kaum dhuafa, setiap rupiah zakat yang ditunaikan bergerak simultan demi satu tujuan mulia: meringankan beban sesama dan memastikan bahwa gerakan Zakat Menguatkan Indonesia benar-benar nyata dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok negeri.












