BeritaHeadline

Dari Puing Banjir Menuju Kubah Harapan: Peresmian Masjid At-Taqarrub Aceh Utara, Bukti Zakat Menguatkan Indonesia

83
×

Dari Puing Banjir Menuju Kubah Harapan: Peresmian Masjid At-Taqarrub Aceh Utara, Bukti Zakat Menguatkan Indonesia

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA – Tiga bulan lalu, Gampong Riseh Teungoh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, adalah palung duka. Banjir bandang pada awal Februari 2026 menyapu bersih harta benda dan menghanyutkan sedikitnya 50 rumah warga, memaksa mereka mengungsi ke area persawahan yang lebih tinggi. Di antara puing-puing sisa bencana, pusat peribadatan kebanggaan warga, Masjid At-Taqarrub, hilang ditelan arus. Namun pada Jumat, 15 Mei 2026, air mata duka itu resmi bersalin menjadi sujud syukur yang khidmat.

Melalui misi kemanusiaan berkelanjutan yang digerakkan oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, sebuah rumah ibadah baru berukuran $10 \times 13$ meter kini berdiri kokoh di atas tanah wakaf seluas 300 meter. Peresmian Masjid At-Taqarrub ini menjadi tonggak sejarah kembalinya urat nadi spiritualitas warga yang sempat patah.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti acara peresmian yang dihadiri langsung oleh para tokoh penting, di antaranya Anggota DPRA H. Tantawi, Anggota MPU Aceh Utara Tgk. H. Bukhari, Bapak Mukim Kecamatan Sawang Tgk. Rajudin, Pimpinan Pondok Pesantren Darussa’adah Tgk. Alwalidi, serta Imam Besar Masjid At-Taqarrub Tgk. Irwan, bersama sesepuh desa dan puluhan warga terdampak.

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar—atau yang akrab disapa Gus Jazuk—hadir secara langsung di tanah Serambi Mekah membawa amanah dari masyarakat Sidoarjo. Dalam sambutannya yang penuh empati di hadapan para tokoh dan jamaah, Gus Jazuk menyampaikan pesan persaudaraan yang melampaui batas geografis.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar mengantar bantuan fisik, melainkan mengantarkan rasa persaudaraan. Ketika saudara-saudara kita di Aceh Utara terluka, kami di Sidoarjo ikut merasakan pedihnya. Alhamdulillah, melalui program Zakat Menguatkan Indonesia, kita bisa menyaksikan Masjid At-Taqarrub kembali berdiri tegak. Semoga masjid ini menjadi tempat bernaung yang menenteramkan, mempererat silaturahmi, dan mengembalikan gairah ibadah warga pasca-bencana,” ujar Gus Jazuk hangat.

Pembangunan masjid ini merupakan fase lanjutan dari respons cepat BTB BAZNAS Sidoarjo. Pada masa darurat pasca-bencana, tim langsung bergerak memenuhi kebutuhan paling mendasar berupa instalasi air bersih dan sumur bor di lokasi hunian sementara (huntara), demi menjaga martabat dan kesehatan warga.

Misi mulia kemanusiaan ini pun dipastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian BAZNAS Sidoarjo, M. Mahbub, menegaskan bahwa peresmian ini merupakan bagian dari mata rantai kebaikan yang lebih panjang.

“Peresmian ini adalah satu mata rantai. Tim kami saat ini juga bergerak melakukan survei lokasi baru untuk pembangunan Mushollah Balai Pengajian dan fasilitas MCK di Pidie Jaya serta beberapa titik lain di Aceh Utara. Kami membawa amanah donasi dari para santri dan alumni Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri senilai lebih dari 400 juta rupiah. Amanah ini siap kami transformasikan menjadi manfaat nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh,” jelas Mahbub optimis.

Dari tanah Riseh Teungoh, sinergi muzaki dan amil BAZNAS telah membuktikan bahwa sekat jarak ribuan kilometer runtuh oleh ikatan kemanusiaan. Langkah demi langkah, warga kini berjalan meninggalkan nestapa, membasuh luka, dan merajut masa depan baru yang lebih tangguh di bawah naungan menara At-Taqarrub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!