BeritaHeadline

Menebar Harapan di Sedati: Dari Bantuan Biaya Hidup hingga Senyum Pendidikan Disabilitas

49
×

Menebar Harapan di Sedati: Dari Bantuan Biaya Hidup hingga Senyum Pendidikan Disabilitas

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Kehangatan menyelimuti Kecamatan Sedati pada Rabu (8/4/2026). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali bergerak dalam misi kemanusiaan untuk menyalurkan amanah para muzakki. Melalui tim pendistribusian yang dipimpin oleh staf pelaksana Badrus dan Hamdani, BAZNAS menyisir desa-desa di Sedati guna memastikan bantuan tepat sasaran bagi mereka yang sedang berjuang melawan keterbatasan ekonomi dan kesehatan.

Penyambung Asa bagi Ananda Devina dan Tsabita

Perjalanan dimulai dari Desa Pepe. Di sebuah rumah sederhana, tim menemui Ananda Devina. Remaja ini tengah menghadapi ujian berat dalam pendidikannya karena tunggakan biaya sekolah Kondisi keluarga yang tidak utuh memaksanya tinggal bersama kakek dan neneknya yang sudah lanjut usia.

Tangis haru pecah saat bantuan biaya pendidikan diserahkan. Tak jauh dari sana, bantuan serupa juga diberikan kepada Tsabita Bisyaroh, warga Sedati Agung yang menempuh pendidikan di MTs Nurul Huda Kalanganyar. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan napas baru untuk terus berani bermimpi.

Hamdani, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama untuk memutus rantai kemiskinan.

“Kami tidak ingin ada anak-anak di Sidoarjo yang putus sekolah hanya karena kendala biaya. Melihat mata mereka yang berbinar saat menerima bantuan ini, kami sadar bahwa titipan zakat dari masyarakat sangat berarti bagi masa depan mereka. Ini adalah tugas kami untuk memastikan mereka tetap bisa duduk di bangku sekolah,” ujar Hamdani di sela-sela kegiatan.

Kepedulian untuk Ibu Lidya dan Perjuangan Ananda Nabila

Misi berlanjut ke Desa Buncitan. Kali ini, fokus tertuju pada bantuan biaya hidup untuk Ibu Lidya. Saat ini, beliau tengah menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Sella Medika. Mengingat kondisi pasien yang tidak memungkinkan ditemui langsung, bantuan dititipkan melalui Bapak Miftah selaku Kepala Dusun setempat.

Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Bapak Kepala Desa Buncitan dan Ibu Finna dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Kolaborasi antar-lini ini memastikan bahwa bantuan filantropi berjalan transparan dan menyentuh sisi kemanusiaan terdalam.

Namun, momen paling menyentuh terjadi di MI Darul Muslimin Buncitan. Tim menemui Ananda Nabila Zahrotul Ummah, seorang siswi kelas 1 SD berusia 10 tahun. Nabila adalah seorang anak istimewa (disabilitas) yang memiliki semangat belajar luar biasa meski dalam keterbatasan fisik. Dukungan biaya pendidikan diberikan kepada Nabila sebagai bentuk apresiasi atas ketangguhannya.

Zakat Menguatkan Indonesia

Program distribusi di Kecamatan Sedati ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS Sidoarjo dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi oase bagi mereka yang kesulitan.

“Setiap rupiah yang disalurkan adalah pesan cinta dari para muzakki. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga, memulihkan kesehatan, dan memberikan semangat bagi anak-anak disabilitas seperti Nabila untuk terus berkarya,” tambah Hamdani.

Dengan semangat Zakat Menguatkan Indonesia, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi, memastikan keadilan sosial dan kesejahteraan merata hingga ke pelosok desa. Karena pada setiap harta yang kita miliki, ada hak mereka yang membutuhkan yang harus segera ditunaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!