BeritaHeadline

Zakat Menguatkan Indonesia: BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Warga Rentan di Gedangan

22
×

Zakat Menguatkan Indonesia: BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Warga Rentan di Gedangan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam program “Zakat Menguatkan Indonesia”. Pada Kamis (07/05/2026), tim BAZNAS bergerak menyusuri gang-gang di Kecamatan Gedangan untuk menyalurkan bantuan biaya hidup bagi warga yang membutuhkan. Aksi jemput bola ini menyasar sejumlah mustahik di Desa Punggul, Tebel, dan Gemurung.

Kehadiran tim BAZNAS Sidoarjo yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I, M. Luqman Hakim, bersama M. Kholid dan tokoh masyarakat setempat, bukan sekadar menyerahkan bantuan materi, melainkan membawa pesan kepedulian dari para muzakki.

“Tujuan kami turun langsung ke lapangan adalah untuk memastikan bahwa amanah dari para muzakki sampai ke tangan yang tepat. Kami ingin melihat secara langsung kondisi saudara-saudara kita di lapangan. Harapannya, bantuan biaya hidup ini dapat sedikit meringankan beban harian mereka dan menjadi penyemangat bahwa mereka tidak sendirian,” ujar M. Luqman Hakim, Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, di sela-sela penyaluran.

Menyemai Harapan di Desa Punggul dan Tebel

Titik awal penyaluran dimulai di Desa Tebel pada pukul 09.40 WIB. Tim mengunjungi kediaman Ibu Wiwin Pudji Rahayu di RT 5 RW 7. Di rumah sederhana itu, tim menyerahkan bantuan biaya hidup sebesar Rp500.000. Ibu Wiwin tampak haru saat menerima kunjungan yang juga didampingi oleh Ibu Ida selaku tokoh setempat.

Perjalanan berlanjut ke Desa Punggul. Di sini, dua sosok perempuan tangguh, Ibu Windarti dan Ibu Indah Kurnia Wati, menjadi penerima manfaat. Kediaman mereka yang terletak di RT 6 RW 3 didatangi tim sekitar pukul 10.30 WIB hingga 11.10 WIB. Bersama Pak Alven, tim BAZNAS menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp500.000 untuk membantu kebutuhan pokok sehari-hari.


Menjangkau Warga di Desa Gemurung

Tak berhenti di situ, tim BAZNAS Sidoarjo kemudian bergeser ke Desa Gemurung. Di desa ini, tim didampingi oleh Pak Fatoni untuk menemui Ibu Titin Setiasih dan keluarga Bapak Iswandi.

Suasana haru menyelimuti saat tim mengunjungi rumah Bapak Iswandi. Karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan, bantuan biaya hidup sebesar Rp500.000 diserahkan melalui istrinya. Sementara itu, Ibu Titin Setiasih juga menerima bantuan serupa di kediamannya pada pukul 10.05 WIB.

Bagi para penerima manfaat, bantuan ini lebih dari sekadar angka. Di tengah himpitan ekonomi, kehadiran BAZNAS Sidoarjo menjadi oase yang menyejukkan. Senyum syukur yang terpancar dari wajah para ibu di Gedangan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu menguatkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Luqman Hakim menambahkan bahwa kegiatan monitoring dan penyaluran langsung seperti ini akan terus dilakukan secara konsisten di berbagai wilayah Sidoarjo. “Zakat bukan hanya soal menggugurkan kewajiban, tapi soal bagaimana kita saling menguatkan. Melalui program-program produktif maupun konsumtif seperti bantuan biaya hidup ini, kita ingin mewujudkan Sidoarjo yang lebih sejahtera dan mandiri,” tutupnya.

Aksi nyata di Kecamatan Gedangan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan melalui BAZNAS, manfaatnya akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang menyambung hidup. Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Sidoarjo terus melangkah untuk menebar kemaslahatan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!