BeritaHeadline

Menyemai Harapan di Prambon: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Menguatkan Pendidikan dan Syiar Agama

20
×

Menyemai Harapan di Prambon: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Menguatkan Pendidikan dan Syiar Agama

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo—Matahari pagi di Kecamatan Prambon, Rabu, 6 Mei 2026, menyambut langkah kaki tim kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo dengan hangat. Di balik deru kendaraan dan rutinitas warga, sebuah misi mulia tengah dijalankan: memastikan amanah para muzakki sampai ke tangan mereka yang berhak, menyentuh relung-relung pendidikan dan tempat sujud yang membutuhkan uluran tangan.

Perjalanan filantropi hari itu dipimpin oleh Chafidz, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, didampingi oleh tiga mahasiswi magang yang penuh semangat—Ayu, Indah, dan Shifa. Kehadiran para mahasiswi ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan bentuk pelibatan generasi muda dalam menyelami realitas sosial dan merasakan langsung bagaimana zakat mampu mengubah wajah kehidupan seseorang.

Titik pertama yang disambangi adalah SDN Wirobiting 1. Suasana sekolah yang riuh dengan tawa anak-anak menjadi latar belakang penyerahan bantuan biaya pendidikan untuk 10 siswa. Bantuan ini bukan sekadar nominal uang, melainkan pesan bahwa masa depan mereka tidaklah sendirian. BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa mimpi-mimpi kecil dari pelosok Prambon tidak boleh padam hanya karena kendala biaya.

Langkah tim kemudian berlanjut ke SDN Jatikallang. Di sana, 10 anak lainnya telah menanti dengan binar mata penuh harap. Proses distribusi berlangsung khidmat. Bagi para orang tua murid, bantuan ini adalah jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan di sepertiga malam. Zakat yang dikelola dengan profesional terbukti menjadi jaring pengaman sosial yang efektif, menjaga agar anak-anak bangsa tetap dapat duduk di bangku sekolah dengan tenang.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, BAZNAS Sidoarjo juga menyadari bahwa kenyamanan beribadah adalah fondasi spiritual masyarakat. Menjelang siang, tim bergeser ke SD Kajartengguli untuk mendistribusikan bantuan sarana dan prasarana mushola. Fasilitas ibadah yang layak di lingkungan sekolah diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan spiritual yang kokoh.

Perjalanan inspiratif ini ditutup di Desa Simogirang, tepatnya di Masjid Baitur Rohman. Masjid yang menjadi pusat peradaban warga setempat ini tengah membutuhkan sentuhan renovasi agar jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk. Penyerahan bantuan renovasi masjid ini menjadi penanda bahwa zakat memiliki cakupan yang luas dalam membangun kemaslahatan umat.

Setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Sidoarjo adalah bukti nyata dari gerakan “Zakat Menguatkan Indonesia”. Di Prambon, kita melihat bahwa sinergi antara amil, muzakki, dan mustahik mampu menciptakan kemandirian. Pendidikan yang terjamin dan tempat ibadah yang representatif adalah investasi jangka panjang untuk membangun Sidoarjo yang lebih berkah. Melalui langkah-langkah kecil di lapangan, BAZNAS terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan yang kokoh demi tegaknya martabat kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!