
SIDOARJO — Senin yang cerah di awal pekan membawa gelombang kehangatan dan asa baru bagi warga di pelosok Sidoarjo. Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi saksi bisu penyerahan secercah harapan kemanusiaan. Pada hari ini, Senin (7/9/2026), BAZNAS Sidoarjo secara resmi menyerahkan bantuan kursi roda yang diperuntukkan bagi Ibu Aam Mariam, seorang warga yang berdomisili di Dusun Buntut Ingas, RT 13 RW 3, Desa Kemuning, Kecamatan Tarik.
Karena keterbatasan mobilitas yang dialaminya, proses pengambilan dan penyerahan bantuan mulia ini diwakilkan dan diterima langsung oleh jajaran perangkat Desa Kemuning yang hadir dengan penuh semangat solidaritas mewakili pihak keluarga di kantor BAZNAS Sidoarjo. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari kehadiran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) umat yang dikelola secara amanah dan profesional untuk meringankan beban kaum dhuafa serta masyarakat yang membutuhkan pertolongan mendesak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Mahbub (akrab disapa Gus Mahbub), memberikan penjelasan mendalam mengenai orientasi strategis dari penyaluran bantuan sosial ini. Beliau menekankan pentingnya pendekatan Social Return on Investment (SROI) dalam setiap program pentasyarufan yang digulirkan oleh BAZNAS.
“Melalui program bantuan kursi roda ini, kami tidak hanya melihat dari sudut pandang material semata, tetapi bagaimana menghitung nilai pengembalian sosial atau SROI (Social Return on Investment). Dampak positifnya sangat luas; ketika mobilitas Ibu Aam Mariam terbantu, maka beban psikologis keluarga berkurang, kemandirian dalam aktivitas harian mulai tumbuh, dan produktivitas keluarga secara keseluruhan dapat meningkat kembali. Inilah esensi sejati filantropi Islam, di mana zakat berputar menjadi energi kebaikan yang memberdayakan.” — M. Mahbub (Gus Mahbub), Wakil Ketua II BAZNAS Sidoarjo

Sementara itu, rasa haru dan syukur yang mendalam menyelimuti keluarga Ibu Aam Mariam di Dusun Buntut Ingas, Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, saat menerima kabar gembira serta kehadiran kursi roda tersebut. Bantuan ini diibaratkan sebagai jembatan baru yang membebaskan beliau dari keterbatasan ruang gerak selama ini. Perwakilan perangkat desa yang menyerahkan bantuan tersebut turut menyampaikan ungkapan terima kasih yang tulus dari keluarga penerima manfaat.
“Kami sekeluarga tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaan yang amat sangat. Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada BAZNAS Sidoarjo dan seluruh para muzakki yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Kursi roda ini bukan sekadar alat bantu jalan bagi kami, melainkan sebuah kado terindah dan kelegaan besar yang mengembalikan senyuman serta harapan Ibu Aam untuk beraktivitas dengan lebih layak.” — Perwakilan Keluarga & Perangkat Desa Kemuning (mewakili Aam Mariam)
Kisah penyaluran bantuan ini menjadi pengingat yang kuat bagi kita semua bahwa uluran tangan para muzakki melalui BAZNAS mampu mengubah air mata menjadi senyuman, serta mengubah keputusasaan menjadi optimisme hidup. Setiap rupiah zakat yang ditunaikan adalah mata rantai kebaikan yang menyambungkan harapan sesama anak bangsa.
“Zakat penolong sesama di dunia, penyelamat kita di akhirat”










