
SIDOARJO – Jejak kebaikan tidak pernah salah alamat, dan ketulusan selalu menemukan jalannya untuk bergema luas. Gelombang solidaritas kemanusiaan yang digerakkan oleh para pendidik usia dini di Kabupaten Sidoarjo berbuah manis dan mendapat pengakuan terhormat. Pada Kamis, 3 September 2026, HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kabupaten Sidoarjo secara resmi diganjar apresiasi tinggi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi luar biasa organisasi profesi independen tempat berkumpulnya pendidik PAUD nonformal tersebut dalam menghimpun donasi kemanusiaan bagi para penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menembus angka fantastis Rp75.000.000 lebih, tepatnya mencapai Rp75.767.000,- yang telah disalurkan via BAZNAS Sidoarjo beberapa waktu lalu.
Apresiasi istimewa dari lembaga zakat resmi pemerintah daerah tersebut diserahkan secara langsung dalam sebuah prosesi penuh kehangatan dan kekeluargaan. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, Em. Luqman Hakiem, yang didampingi oleh jajaran staf pelaksana BAZNAS, yakni Kholid Musyadad dan Abdul Ghoni. Kehadiran para pimpinan BAZNAS di tengah keluarga besar HIMPAUDI Sidoarjo ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan konsistensi para pahlawan tanpa tanda jasa dalam merawat nilai-nilai filantropi bangsa.
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo, Reny Mei Renty, S.Pd., menyampaikan rasa syukur, haru, serta apresiasi mendalam atas penghargaan yang diberikan oleh BAZNAS Sidoarjo, sekaligus mendedikasikan pencapaian tersebut kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang bahu-membahu dengan penuh keikhlasan.
“Kami sangat bersyukur dan terharu atas apresiasi yang diberikan oleh BAZNAS Sidoarjo. Apa yang kami kumpulkan, yaitu total donasi sebesar Rp75.767.000 yang ditransfer untuk saudara-saudara kita korban gempa di NTT, murni adalah wujud panggilan jiwa dan ketulusan hati dari seluruh pendidik serta tenaga kependidikan PAUD nonformal di Sidoarjo. Meskipun para guru PAUD bergelut dengan ladang pengabdian yang penuh keterbatasan, semangat untuk berbagi dan meringankan beban sesama tidak pernah surut. Semoga uluran tangan dari keluarga besar HIMPAUDI ini dapat menjadi penguat, penghapus duka, and secercah harapan baru bagi para penyintas gempa di NTT untuk bangkit menata masa depan,” ungkap Reny Mei Renty, S.Pd., dengan penuh penjiwaan.
Dana kemanusiaan sebesar lebih dari Rp75 juta yang berhasil dihimpun oleh HIMPAUDI Sidoarjo tersebut sebelumnya telah ditransfer secara transparan dan amanah melalui BAZNAS Sidoarjo, untuk kemudian segera dialokasikan secara tepat sasaran ke titik-titik pengungsian dan pemulihan darurat di NTT.

Em. Luqman Hakiem, Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, memberikan pujian setinggi-tingginya serta rasa takjub atas rekor kepedulian kolosal yang berhasil diukir oleh para pendidik anak usia dini di bawah naungan HIMPAUDI Sidoarjo.
“Atas nama BAZNAS Sidoarjo, kami menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada HIMPAUDI Sidoarjo di bawah kepemimpinan Ibu Reny Mei Renty. Capaian donasi menembus angka Rp75.767.000 dari jaringan pendidik PAUD nonformal adalah sebuah bukti teladan bahwa kebesaran jiwa tidak ditentukan oleh besarnya materi, melainkan oleh luasnya ketulusan hati. Kolaborasi ini tidak hanya meringankan beban fisik para penyintas gempa bumi di NTT, tetapi juga membuktikan bahwa ruh gotong royong dan pendidikan karakter di Sidoarjo hidup di tangan para pendidik yang berjiwa besar,” tegas Em. Luqman Hakiem, S.E.
Melalui penyerahan apresiasi yang sarat makna ini, HIMPAUDI Sidoarjo dan BAZNAS Sidoarjo berharap agar gelombang kebaikan tersebut terus menginspirasi elemen masyarakat lainnya untuk senantiasa bergandengan tangan. Aksi filantropis ini menegaskan pesan abadi bahwa di balik setiap ujian bencana, selalu ada cinta kasih dan kepedulian tulus anak bangsa yang merajut kembali harapan serta martabat kemanusiaan.












