
SIDOARJO – Pendidikan adalah fondasi utama dalam memutus rantai kemiskinan. Berangkat dari kesadaran tersebut, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, dengan dukungan penuh dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, terus bergerak memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera di Sidoarjo tetap mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan layak. Selama periode Juni hingga awal Juli 2026, BAZNAS telah mendistribusikan bantuan biaya pendidikan kepada 20 siswa dari tujuh sekolah jenjang SMA/SMK sederajat di berbagai kecamatan.
Bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan investasi sosial yang memiliki dampak berantai atau Social Return on Investment (SROI) yang signifikan. Setiap rupiah yang disalurkan dari dana zakat, infak, dan sedekah, diubah menjadi ketenangan bagi orang tua yang tengah berjuang melunasi tunggakan sekolah, serta menjadi bahan bakar semangat bagi siswa untuk tetap fokus meraih cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi.
Ahmad Hamdani, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang turut mengawal langsung proses distribusi di lapangan, menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS adalah bentuk solidaritas umat untuk menjaga keberlangsungan pendidikan generasi muda.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun siswa di Sidoarjo yang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya. Melihat raut wajah siswa yang kembali optimis setelah menerima beasiswa ini adalah bukti nyata bahwa zakat memiliki daya ungkit luar biasa dalam menata masa depan bangsa. Ini adalah titipan dari para muzakki yang kami antarkan langsung kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Ahmad Hamdani saat ditemui di sela-sela kegiatan distribusi.
Kegiatan penyaluran yang menyasar sekolah seperti SMA Islam Sidoarjo, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, MA Jabal Noer, SMAN 3 Sidoarjo, SMA Wachid Hasjim 3 Sedati, SMAN 2 Sidoarjo, hingga SMA Muhammadiyah 4 Porong ini, menunjukkan sebaran cakupan manfaat yang merata. Melalui intervensi ini, BAZNAS tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan finansial sesaat, namun turut menjaga output pendidikan agar para siswa dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan nantinya menjadi generasi yang mandiri serta produktif.

Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Sidoarjo ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat yang akuntabel dan tepat sasaran mampu menciptakan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat. Dengan dukungan berkelanjutan, BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir sebagai mitra pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sebagaimana semangat yang terus digaungkan, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban ibadah, tetapi lebih jauh lagi adalah tentang aksi nyata dalam menguatkan ketahanan sosial dan kemajuan bangsa. Zakat Menguatkan Indonesia.












