
Sidoarjo, 22 Juni 2026 – Semangat kepedulian kembali membumi di wilayah Kecamatan Sukodono. Tim dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo bergerak aktif menelusuri sudut-sudut desa, menjemput amanah dari para muzakki untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Hari ini, Senin (22/6), menjadi bukti nyata bahwa zakat bukan sekadar angka, melainkan napas kehidupan bagi keluarga-keluarga yang sedang berjuang di tengah keterbatasan ekonomi.
Dalam operasi lapangan yang dipimpin langsung oleh tim BAZNAS Sidoarjo, sasaran distribusi bantuan biaya hidup kali ini mencakup Desa Dungus dan Desa Panjunan. Langkah kaki para staf pelaksana, Minan Abdul Haq, Syukron In’am, dan Sofwan, ditemani oleh TKSK Sukodono serta perangkat desa setempat, membawa misi kemanusiaan untuk meringankan beban pundak para penerima manfaat.
Di Desa Dungus, tim menyapa Ibu Aisya, seorang lansia berusia 68 tahun yang menghabiskan hari-harinya dalam kesendirian. Kondisinya yang serba kekurangan menuntut perhatian khusus. Tak jauh dari situ, tim juga mengunjungi Ibu Latifah, lansia berusia 65 tahun yang bertahan hidup dengan mengandalkan warung kecil di rumahnya. Setiap napas perjuangan mereka adalah pengingat bagi kita akan arti berbagi.
Bergerak menuju Desa Panjunan, tim menyalurkan bantuan kepada 11 penerima manfaat lainnya. Salah satu sosok inspiratif yang ditemui adalah Bapak Sudarsono, seorang penyandang disabilitas berusia 71 tahun yang tetap menunjukkan keteguhan hati. Turut menerima bantuan pula Ibu Suparmi yang gigih berjualan es tebu, serta Ibu Mudawama yang kesehariannya mengandalkan penghasilan dari berjualan gorengan. Meski hidup dalam keterbatasan, semangat mereka untuk terus berusaha tidak pernah padam.
Lebih dari sekadar penyaluran bantuan tunai, BAZNAS Sidoarjo kini mengintegrasikan perspektif Social Return on Investment (SROI) dalam setiap langkahnya. Melalui pendekatan ini, kami tidak hanya melihat dampak jangka pendek, namun juga mengukur bagaimana setiap bantuan yang disalurkan mampu menjaga keberlangsungan hidup para penerima manfaat, mengurangi tekanan beban kebutuhan dasar, serta memulihkan martabat dan harapan mereka di tengah masyarakat. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan mampu menciptakan dampak sosial berganda (multiplier effect) yang memberikan ketenangan dan stabilitas bagi keluarga-keluarga mustahik.
Minan Abdul Haq, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang terlibat langsung dalam penyaluran ini, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata BAZNAS dalam memastikan zakat benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan dengan cara yang humanis dan penuh empati.
“Tugas kami bukan sekadar mendistribusikan bantuan, tetapi mendengarkan cerita perjuangan mereka. Melihat senyum Ibu Aisya, Bapak Sudarsono, dan para pejuang ekonomi lainnya saat menerima titipan zakat dari para muzakki, mengingatkan kami bahwa setiap tetes bantuan yang disalurkan adalah energi untuk mereka tetap bertahan dan berdaya. Zakat yang dikelola dengan amanah benar-benar menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di lapangan. Kami percaya, dengan SROI, kami mampu memetakan keberhasilan ini sebagai investasi sosial yang nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat lokal,” ungkap Minan Abdul Haq.

Kehadiran BAZNAS di lapangan hari ini tidak hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang memberikan pengakuan dan harapan bagi mereka yang seringkali luput dari perhatian. Kolaborasi erat antara BAZNAS, perangkat desa, dan relawan sosial menjadi kunci efektivitas penyaluran ini.
Melalui semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Sidoarjo terus mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat. Karena di setiap rupiah yang dizakatkan, ada harapan yang tersambung, ada doa yang terpanjatkan, dan ada senyum yang kembali merekah bagi mereka yang berjuang di garda terdepan kehidupan.
Perjalanan hari ini di Sukodono menegaskan bahwa kepedulian adalah bahasa universal. Ketika kita berbagi, kita tidak sedang mengurangi harta, melainkan sedang menanam benih-benih kebaikan yang akan tumbuh menjadi kekuatan bagi bangsa.












