BeritaHeadline

Menenun Harapan di Krian: Saat Zakat Menguatkan Pendidikan dan Memuliakan Rumah Ibadah

38
×

Menenun Harapan di Krian: Saat Zakat Menguatkan Pendidikan dan Memuliakan Rumah Ibadah

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Matahari di langit Krian bersinar cukup terik pada Kamis (7/5) pagi, namun semangat tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo tak surut sedikit pun. Membawa amanah para muzakki, langkah kaki Hafidz dan M. Naim, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menyusuri sekolah-sekolah dan desa-desa untuk memastikan bahwa “Zakat Menguatkan Indonesia” bukan sekadar slogan, melainkan napas nyata di lapangan.

Perjalanan kemanusiaan hari itu dimulai di SDN Watugolong 1. Sebanyak 10 pasang mata anak-anak berpendar syukur saat bantuan biaya pendidikan diserahkan. Di sana, pendidikan bukan sekadar bangku dan buku, tapi harapan untuk memutus rantai kemiskinan.

Tak berhenti di situ, tim bergerak cepat menuju SDN Kemasan untuk menyapa 9 tunas bangsa lainnya, dan berlanjut ke SDN Keterungan bagi 10 siswa penerima manfaat. Total 29 anak di wilayah Krian kini memiliki sandaran untuk terus melangkah meraih cita-cita mereka.

Naim, yang terjun langsung dalam pendistribusian ini, mengungkapkan rasa harunya.

“Melihat senyum anak-anak ini adalah pengingat bagi kami bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan melalui BAZNAS Sidoarjo memiliki dampak yang sangat besar bagi masa depan mereka. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena kendala biaya. Ini adalah tugas mulia untuk menjaga mimpi mereka tetap hidup,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Memuliakan Rumah Allah

Menjelang siang, fokus bantuan beralih pada infrastruktur spiritual masyarakat. Tim mengunjungi Masjid Sabilut Taqwa di Tempel dan Mushola Al Amin di Desa Keboharan. Di dua lokasi ini, BAZNAS Sidoarjo menyalurkan bantuan untuk biaya renovasi.

Lantai yang mungkin mulai retak atau atap yang merapuh, kini mendapat perhatian melalui dana umat. Renovasi ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah, sehingga masjid dan mushola tetap menjadi jantung kegiatan keagamaan yang kokoh.

“Zakat memang memiliki kekuatan untuk menguatkan banyak sisi kehidupan—mulai dari pendidikan anak-anak kita hingga kenyamanan tempat kita bersujud,” tambah Naim.

Hingga jarum jam menunjukkan pukul 12.45, tugas lapangan di Krian hari itu tuntas. Namun, perjuangan menyalurkan kebaikan tidak akan pernah usai. Melalui kepercayaan masyarakat, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus hadir, merangkul yang lemah, dan menguatkan Indonesia, satu langkah nyata dalam satu waktu.

 

#ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASSidoarjo #SidoarjoPeduli #FilantropiIslam #KabarKrian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!