BeritaHeadline

Nyalakan Asa Generasi Bangsa, BAZNAS Sidoarjo Distribusikan Bantuan Pendidikan di Kecamatan Tarik

34
×

Nyalakan Asa Generasi Bangsa, BAZNAS Sidoarjo Distribusikan Bantuan Pendidikan di Kecamatan Tarik

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Pada hari Senin, 13 April 2026, tim oranye BAZNAS Sidoarjo menyisir wilayah Kecamatan Tarik untuk menyalurkan bantuan pendidikan bagi puluhan siswa-siswi berprestasi namun kurang beruntung secara ekonomi.

Aksi filantropi ini merupakan bagian dari program unggulan “Sidoarjo Cerdas”, yang menyasar pelajar dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs). Hadir langsung dalam penyaluran tersebut tim pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Dani Prabowo dan Mahendro, yang didampingi oleh jajaran guru serta staf tata usaha masing-masing sekolah.

Perjalanan kemanusiaan dimulai pukul 10:05 WIB di MI Al Ihsan Terpadu Kedinding. Di lokasi ini, tim bertemu dengan 7 siswa penerima manfaat. Senyum malu-malu merekah dari bibir anak-anak yang sebagian di antaranya sudah menyandang status yatim. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, mereka berhak menerima bantuan biaya pendidikan guna menunjang kelancaran proses belajar.

Waktu menunjukkan pukul 10:45 WIB saat tim tiba di lokasi kedua, yakni MTs Singogalih. Di sana, sebanyak 10 siswa tingkat menengah sudah menunggu dengan penuh harap. Mereka adalah anak-anak dari keluarga tidak mampu yang bertekad kuat melanjutkan sekolah meskipun terhimpit keterbatasan biaya. Kehadiran BAZNAS Sidoarjo bak oase di tengah gurun, memberikan kepastian bagi keberlanjutan mimpi-mimpi mereka.

Melanjutkan estafet kebaikan, tepat pukul 11:15 WIB, pendistribusian dilakukan di MI Miftahul Ulum Mergobener. Istimewanya, dari 10 penerima manfaat di sekolah ini, sebagian merupakan siswa-siswi yang memiliki prestasi akademis gemilang namun berasal dari keluarga prasejahtera. Asesmen BAZNAS Sidoarjo memastikan bahwa prestasi mereka tidak boleh padam hanya karena alasan biaya.

Lokasi terakhir yang dikunjungi tim adalah MI Al Ihsan Banjarwungu pada pukul 11:45 WIB. Sebanyak 10 siswa yang juga berasal dari keluarga tidak mampu menerima bantuan serupa. Penyerahan bantuan di lokasi ini menutup rangkaian kegiatan distribusi maraton di Kecamatan Tarik.

Staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Dani Prabowo, menekankan betapa krusialnya intervensi zakat dalam menjamin hak pendidikan anak-anak.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan materiil, melainkan sebuah ikhtiar untuk menanamkan harapan baru bagi anak-anak kita. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Sidoarjo, khususnya di Kecamatan Tarik, yang putus sekolah hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli buku atau membayar biaya personal sekolah. Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk merubah nasib mereka, dan zakat hadir untuk menguatkan jalan itu,” ujar Dani Prabowo penuh empati.

Total sebanyak 37 siswa dari empat sekolah di Kecamatan Tarik telah dijangkau dalam kegiatan satu hari ini. Bantuan yang disalurkan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat Sidoarjo melalui BAZNAS. Sinergi antara muzakki, mustahik, dan pengelola zakat inilah yang menjadi energi utama dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.

Dengan semangat filantropi yang terus menyala, BAZNAS Sidoarjo optimis bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan mampu memberikan dampak sosial yang nyata. Zakat tidak hanya menyantuni, tetapi memberdayakan.

Zakat menguatkan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!