BeritaHeadline

Menghapus Batas Keterbatasan: Asa Baru Ibu Mariyam Melalui Kursi Roda Kemanusiaan

30
×

Menghapus Batas Keterbatasan: Asa Baru Ibu Mariyam Melalui Kursi Roda Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo — Di bawah atap rumah sederhana yang berdiri atas belas kasihan sesama di Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, sebuah kisah tentang ketabahan luar biasa menemukan babak baru yang mengharukan pada Kamis, 23 Juli 2026. Adalah Ibu Mariyam, seorang perempuan paruh baya yang hari-harinya diuji dengan keterbatasan fisik total, bersama sang suami tercinta yang juga mengalami lumpuh, menerima uluran tangan kemanusiaan berupa bantuan kursi roda dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo.

Rumah yang mereka tempati bukanlah milik sendiri; bangunan itu hanyalah tempat bersandar yang dipinjamkan oleh tetangga dengan status “disuruh menempati saja”. Di dalam ruang tamu yang sempit namun sarat akan perjuangan hidup, Ibu Mariyam dan suaminya saling menguatkan. Keterbatasan gerak merenggut kebebasan mereka untuk beraktivitas secara mandiri, menjadikan setiap jengkal ruang di rumah tersebut terasa begitu terbatas dan membatasi mobilitas dasar mereka.

Menyadari kondisi yang memprihatinkan ini, respon cepat langsung ditunjukkan oleh para pemangku kepentingan di lapangan. Kehadiran petugas TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Sukodono yang berkoordinasi erat dengan BAZNAS Sidoarjo membuka jalan terang bagi keluarga prasejahtera ini. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo, Ilhamuddin, yang didampingi oleh staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo serta unsur kecamatan setempat.

“Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh masyarakat Sidoarjo bukanlah sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen perubahan sosial yang nyata. Ketika kita melihat kondisi Ibu Mariyam dan suaminya yang sama-sama mengalami lumpuh dan tinggal di rumah tumpangan, di sinilah kehadiran dana umat harus menjadi jembatan kasih. Kursi roda ini bukan sekadar alat bantu gerak fisik, melainkan sebuah pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Nilai kemanusiaan yang kita salurkan hari ini bertujuan untuk memulihkan martabat, mengurangi beban psikologis, serta mengembalikan secercah harapan agar mereka dapat menikmati sisa usia dengan lebih layak dan bermartabat.”

— Ilhamuddin (Pimpinan BAZNAS Sidoarjo)

Perspektif Analisis SROI (Social Return on Investment)

Ditinjau dari kerangka Social Return on Investment (SROI), investasi sosial melalui pengadaan satu unit kursi roda ini menghasilkan social impact yang berlipat ganda. Secara kuantitatif dan kualitatif, nilai yang tercipta jauh melampaui biaya material alat tersebut. Dampak jangka panjangnya mencakup:

  1. Peningkatan Kesejahteraan Psikologis: Mengurangi rasa isolasi sosial bagi Ibu Mariyam dan suami yang sebelumnya terkurung dalam keterbatasan mobilitas.
  2. Meringankan Beban Keluarga/Pengasuh: Memudahkan pergerakan harian di dalam rumah tanpa harus menanggung beban fisik penuh secara terus-menerus.
  3. Restorasi Martabat Kemanusiaan: Memberikan rasa dihargai, diperhatikan, dan dikuatkan oleh sesama warga melalui perantara dana zakat yang dikelola secara amanah.

Prosesi penyerahan kursi roda berlangsung penuh kehangatan dan rasa haru. Ibu Mariyam tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya saat mencoba menduduki kursi roda tersebut. Senyum simpul tersungging di bibirnya, menyiratkan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian yang selama ini dinanti-nantikan. Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial di Kabupaten Sidoarjo masih terjaga dengan sangat baik.

Melalui langkah sinergis antara TKSK Sukodono dan BAZNAS Sidoarjo ini, diharapkan semakin banyak kaum dhuafa dan rentan yang kehidupannya tersentuh oleh uluran tangan kebaikan. Setiap butir zakat yang dititipkan umat terbukti mampu merajut kembali asa yang nyaris padam di sudut-sudut desa.

ZAKAT MENGUATKAN INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!