BeritaHeadline

Membangun Harapan: Sinergi Zakat dalam Program RLHB untuk Hunian yang Layak

79
×

Membangun Harapan: Sinergi Zakat dalam Program RLHB untuk Hunian yang Layak

Sebarkan artikel ini

Di balik dinding-dinding yang kini kokoh berdiri, tersimpan harapan jutaan mustahik yang kini berangsur menemukan ketenangannya. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), BAZNAS Sidoarjo terus meneguhkan komitmennya bahwa Zakat Menguatkan Indonesia, bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada Senin, 22 Juni 2026, tim BAZNAS Sidoarjo kembali melakukan rangkaian monitoring intensif serta penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST) pekerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di berbagai pelosok wilayah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, Ach Saleh, yang didampingi oleh staf pelaksana, Ricky. Monitoring dilakukan secara maraton di beberapa titik kediaman penerima manfaat. Di antaranya adalah kediaman Ibu Siti Mariyam di Desa Bangsri, Sukodono; kediaman Bapak Suwono, Bapak Abdul Kholiq, dan Ibu Semi di Desa Kemuning, Tarik; Ibu Umiati di Desa Wangkal, Krembung; serta kediaman Ibu Kusnifah di Desa Boro, Tanggulangin. Sebelumnya assesment dilakukan bersama Bupati dalam bentuk sidak, yang semakin menegaskan urgensi kolaborasi lintas sektor dalam pengentasan kemiskinan di daerah.

Program RLHB ini bukan semata-mata tentang perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, setiap rupiah zakat yang disalurkan membawa dampak sosial yang terukur melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI). Ketika sebuah rumah bertransformasi menjadi hunian yang layak, kesehatan keluarga meningkat, produktivitas penghuni terjaga, dan rasa aman tercipta secara permanen. Keberhasilan ini adalah cerminan dari sinergi kuat antara muzaki, amil, dan penerima manfaat yang bahu-membahu memperbaiki kualitas hidup mustahik.

Dalam setiap peninjauannya, Ach Saleh menekankan pentingnya kualitas pekerjaan serta keberlanjutan manfaat bagi para penerima. “Program RLHB ini adalah bukti nyata kehadiran zakat di tengah kebutuhan mendasar masyarakat. Kita tidak hanya sekadar merenovasi bangunan, tetapi membangun martabat dan harapan bagi keluarga-keluarga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan. Rumah yang layak adalah fondasi utama bagi mereka untuk mulai menata kehidupan yang lebih baik, meningkatkan taraf ekonomi, serta menjamin masa depan anak-anak mereka. Ke depannya, rumah ini harus menjadi titik tolak bagi keluarga untuk terus berikhtiar menuju kemandirian,” ungkap beliau dengan penuh penekanan di sela-sela penyerahan dokumen BAST kepada penerima manfaat.

Kegiatan monitoring ini juga menjadi momentum krusial bagi BAZNAS untuk memastikan bahwa setiap bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal sesuai dengan prinsip pemberdayaan. Masyarakat dapat memantau progres dan detail program-program pemberdayaan lainnya yang terus digalakkan BAZNAS Sidoarjo melalui platform digital resmi kami.

Dokumentasi proses rehabilitasi—mulai dari kondisi awal yang sangat memprihatinkan hingga transformasi menjadi hunian yang sehat, bersih, dan nyaman—telah kami susun secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban amil kepada umat.

Melalui program ini, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat. Sebab, setiap kontribusi sekecil apa pun akan bermuara pada penguatan kesejahteraan umat yang lebih luas, sistemik, dan berkelanjutan. Dengan rumah yang layak, harapan untuk masa depan yang lebih baik kini semakin nyata dan dekat bagi mereka yang membutuhkan. Mari terus berzakat untuk menguatkan Indonesia, dari Sidoarjo untuk kebermanfaatan umat yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!