
Di tengah meluasnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuktikan komitmen kemanusiaannya dengan mengerahkan aksi filantropi secara masif. Kehadiran BAZNAS di garis depan bukan sekadar merespons darurat, melainkan wujud nyata solidaritas umat dalam meringankan beban sesama serta melindungi masyarakat yang rentan terpapar kabut asap.
Sebagai lembaga utama yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS memastikan setiap amanah para dermawan disalurkan secara tepat sasaran, cepat, dan berdampak langsung bagi warga terdampak maupun para petugas di lapangan. Berbagai lini penanganan darurat dikerahkan secara terpadu melalui pilar BAZNAS Tanggap Bencana:
- Pemadaman Titik Kritis Lahan: Tim BAZNAS Tanggap Bencana terjun langsung ke lapangan untuk berjibaku memadamkan titik-titik api di 12 wilayah krusial, meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Aksi ini dilakukan guna mencegah perluasan area terbakar dan menekan pelepasan emisi asap pekat.
- Pendirian 13 Titik Dapur Air: Untuk menjaga stamina dan mencegah dehidrasi para petugas pemadam serta relawan yang berjuang di bawah terik matahari dan kepulan asap, BAZNAS mendirikan 13 titik dapur air yang menyediakan pasokan air minum secara gratis.
- Distribusi Masker dan Multivitamin Secara Masif: Kabut asap akibat karhutla memicu ancaman serius bagi kesehatan pernapasan. Mengantisipasi hal ini, BAZNAS mendistribusikan masker secara masif di 27 titik wilayah yang mencakup Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sumatra Selatan. Selain itu, penyaluran multivitamin juga digencarkan di Kalimantan Tengah guna menjaga daya tahan tubuh masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
- Penyediaan Makanan Siap Saji: BAZNAS turut memastikan kebutuhan pangan darurat warga terdampak tetap terpenuhi dengan menyalurkan paket makanan siap saji langsung ke titik-titik posko kemanusiaan.

Panggilan Kemanusiaan: Ulurkan Tangan untuk Sesama
Bencana karhutla ini adalah ujian kepedulian dan kebersamaan kita sebagai bangsa. Saudara-saudara kita di garis depan tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Mari ambil bagian dalam gerakan filantropi ini untuk meringankan penderitaan warga dan mendukung perjuangan para petugas di lokasi bencana.












