BeritaHeadline

Zakat Menguatkan Indonesia: Mengubah Duka Menjadi Senyum di Wajah Mbah Sudjalmo

4
×

Zakat Menguatkan Indonesia: Mengubah Duka Menjadi Senyum di Wajah Mbah Sudjalmo

Sebarkan artikel ini

Di sudut sunyi Dusun Tanggul Rejo, Kelurahan Porong, Sidoarjo, waktu seolah berjalan lebih lambat. Di sebuah rumah sederhana yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, Bapak Sudjalmo (73), seorang lansia yang hidup sebatang kara, menghabiskan hari-harinya dalam keterbatasan yang menyayat hati. Sejak kepergian istri tercinta pada tahun 2022, beliau praktis berjuang sendirian melawan arus kehidupan. Tanpa penglihatan yang berfungsi, ditambah ketiadaan akses listrik dan air bersih yang layak, Mbah Sudjalmo menjadi potret nyata dari kemiskinan ekstrem yang kini menjadi prioritas penanganan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo.

Kisah Mbah Sudjalmo bukanlah sekadar angka dalam data kemiskinan; ini adalah cerita tentang ketabahan di tengah kekurangan. Kesehariannya diwarnai perjuangan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Seringkali, beliau harus bergantung pada belas kasih lingkungan sekitar atau berutang ke warung tetangga hanya untuk mendapatkan sepiring nasi. Beban hidup ini kian berat karena beliau tidak memiliki siapa pun yang bisa diandalkan untuk menopang sisa usia senjanya.

Pada Rabu, 20 Mei 2026, sebuah rombongan kemanusiaan hadir membawa secercah cahaya bagi beliau. Tim dari BAZNAS Sidoarjo yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV, Ilhamuddin, didampingi staf pelaksana Hamdani, serta perwakilan dari Bank Jatim Syariah Sidoarjo, Bapak Munib selaku Kasi Kesos Kecamatan Porong, beserta jajaran pemerintah kelurahan dan pengurus RT setempat, menyambangi kediaman Mbah Sudjalmo. Kunjungan ini merupakan bagian dari aksi nyata program percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah Kelurahan Porong.

Dalam momen pertemuan yang penuh keharuan tersebut, BAZNAS Sidoarjo secara resmi menyerahkan bantuan berupa buku tabungan dan kartu ATM. Langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai upaya strategis untuk mempermudah akses Mbah Sudjalmo dalam mengelola bantuan biaya hidup secara mandiri. Lebih dari itu, lembaga ini berkomitmen penuh untuk menjamin keberlangsungan hidup beliau dengan memberikan bantuan permakanan seumur hidup.

Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo, M. Ilhamuddin, yang melihat langsung kondisi memprihatinkan di lokasi, menyampaikan pesan mendalam terkait misi kemanusiaan ini.

“Kondisi Mbah Sudjalmo ini benar-benar memprihatinkan dan sangat mendesak untuk dibantu. Kami melihat langsung rumahnya yang tidak memiliki akses listrik dan air, ditambah kondisi beliau yang tuna netra dan hidup sebatang kara. BAZNAS Sidoarjo hadir untuk memastikan hak dasar beliau terpenuhi, termasuk bantuan permakanan seumur hidup agar beliau tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan harian,” ungkap Ilhamuddin di sela-sela kunjungannya.

Kehadiran tim di lokasi, menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola dengan amanah mampu menyentuh mereka yang paling terpinggirkan. Bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi finansial sesaat, tetapi menjadi jembatan agar Mbah Sudjalmo dapat menjalani hari-hari berikutnya dengan martabat yang terjaga.

Program ini adalah bagian dari spirit besar “Zakat Menguatkan Indonesia”. Melalui tangan para muzaki, BAZNAS Sidoarjo terus bergerak memastikan bahwa di wilayah Porong dan seluruh penjuru Sidoarjo, tidak ada lagi warga lanjut usia yang berjuang sendirian melawan gelapnya kemiskinan. Kunjungan ini menutup hari dengan sebuah harapan baru, bahwa kepedulian kolektif mampu mengubah duka menjadi senyuman bagi mereka yang paling membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!