
Di tengah khidmatnya suasana 1 Muharram 1448 H, Selasa, 16 Juni 2026, ketika umat Islam menyambut tahun baru Hijriyah dengan doa dan harapan baru, sebuah ketulusan hadir menyentuh sudut hunian berstatus kontrak di kawasan Perumahan Citra City Sarirogo. Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, Em Luqman Haqiem, S.Th.I., melangkah penuh empati untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan biaya kesehatan bagi seorang remaja pejuang tangguh, sebut saja Ananda R (17).
Remaja ini tengah menempuh ujian kehidupan yang berat. Enam bulan lalu, sebuah vonis medis mengubah dunianya; tumor yang bersarang di tubuhnya mengharuskan ia menjalani rangkaian pemeriksaan intensif, mulai dari RS Delta Surya hingga RSUD Notopuro Sidoarjo. Kini, ia tengah berjuang menanti kondisi hemoglobin (HB) kembali normal—sebuah prasyarat mutlak sebelum ia dapat menjalani tindakan medis lanjutan berupa amputasi.
Dalam momen silaturahmi yang hangat namun mengharukan, Em Luqman Haqiem menegaskan komitmen BAZNAS dalam pendampingan mustahik.
“Kehadiran kami hari ini bukan sekadar menyalurkan bantuan biaya kesehatan, namun sebagai bentuk dukungan moral bagi Ananda R dan keluarga. Kami ingin memastikan bahwa di tengah perjuangan yang sulit ini, ada BAZNAS yang membersamai. Inilah semangat ‘Zakat Menguatkan Indonesia’, di mana dana zakat yang diamanahkan umat benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi mereka yang paling membutuhkan,” ujar Em Luqman Haqiem di sela-sela kunjungan.
Bagi orang tua Ananda R—Bapak Priyono (43) dan Ibu Ida Setyowati (43)—uluran tangan ini adalah secercah cahaya harapan di tengah himpitan kebutuhan biaya pengobatan. Mereka adalah potret keluarga yang berjuang keras di tengah keterbatasan, namun tetap menjaga api optimisme demi kesembuhan buah hati mereka yang secara administrative tinggal di RT 3 RW 7, Desa Wadungasri, kecamatan Waru

Ananda R menunjukkan ketabahan yang luar biasa. Di balik kondisi fisiknya yang terbaring lemah, semangatnya untuk pulih tetap menyala. Perhatian mendalam dari BAZNAS memberikan penguatan moral yang tak ternilai bagi keluarga, menegaskan bahwa dalam derita yang mereka alami, mereka tidak pernah berjuang sendirian.
Bantuan kesehatan yang disalurkan BAZNAS Sidoarjo ini merupakan wujud nyata dari amanah para muzakki yang dikelola dengan sungguh-sungguh untuk meringankan beban sesama. Tahun baru Hijriyah kali ini menjadi momentum refleksi bagi kita semua untuk lebih peduli dan berbagi. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus hadir, mendampingi, dan menjadi jembatan kebaikan bagi mereka yang membutuhkan, memastikan bahwa setiap tetes kebaikan yang disalurkan adalah doa bagi kesembuhan dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.












