
SIDOARJO — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta melalui BAZNAS Kabupaten Sidoarjo dalam acara Doa Bersama dan Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Sabtu malam (22/8/2026). Langkah filantropis ini menjadi tonggak utama penggerak kepedulian publik bagi para penyintas bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tengah sukacita merayakan hari kemerdekaan bangsa yang ke-81, nurani masyarakat Sidoarjo terpanggil oleh duka mendalam yang dialami saudara-saudara sebangsa di Nusa Tenggara Timur. Rangkaian gempa bumi hebat yang disusul oleh ribuan gempa susulan telah memorak-porandakan infrastruktur vital, fasilitas umum, serta merenggut banyak korban jiwa. Menghadapi situasi darurat kemanusiaan tersebut, kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo hadir sebagai jembatan kebaikan.
Kehadiran Wakil Bupati Sidoarjo di tengah puluhan ribu warga yang memadati area MPP Sidoarjo tidak hanya membawa semangat kebangsaan, tetapi juga keteladanan dermawan. Penyerahan donasi simbolis senilai Rp100 juta tersebut disaksikan langsung oleh para pemuka agama, tokoh masyarakat, serta musisi nasional yang turut mendedikasikan panggung untuk misi kemanusiaan.
“Bantuan ini adalah bentuk kasih sayang dan solidaritas mendalam dari masyarakat Sidoarjo untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita ingin kemerdekaan yang kita rasakan hari ini juga dirasakan dalam bentuk kehadiran kita saat mereka tertimpa musibah. Mari kita kuatkan doa dan ulurkan tangan meringankan beban mereka,” ujar Hj. Mimik Idayana, S.A.P.

Semangat filantropi ini semakin bergemuruh ketika panggung hiburan rakyat menghadirkan musisi terkenal seperti Happy Asmara, Sekedar Musik, dan FAKEDOPP. Di sela-sela penampilannya yang penuh energi, Happy Asmara secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat yang hadir untuk menyisihkan sebagian rezeki demi meringankan beban penderitaan para korban gempa di NTT.
“Terima kasih orang baik! Teman-teman Sidoarjo luar biasa hebat. Mari kita sisihkan sebagian rezeki kita untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang berjuang bangkit dari musibah gempa bumi. Semoga bantuan kita semua mendatangkan berkah dan kekuatan bagi mereka,” ucap Happy Asmara menyapa para penonton yang berpartisipasi menyalurkan donasi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar (Gus Jazuk), menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi strategis bersama Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, kepedulian filantropis yang dimotori langsung oleh unsur pimpinan daerah menjadi katalisator utama tingginya partisipasi publik dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah.
“Alhamdulillah, dalam kurun waktu yang relatif sangat cepat, kita bisa berkolaborasi untuk menggalang donasi bagi korban NTT. Gempa yang diikuti ribuan kali gempa susulan telah menimbulkan dampak luar biasa besar, baik korban jiwa maupun kehancuran infrastruktur. Kehadiran dan dukungan penuh dari Ibu Wakil Bupati serta kepedulian masyarakat Sidoarjo malam ini menjadi energi besar bagi penanganan kemanusiaan di sana,” ungkap M. Chasbil Aziz Salju Sodar (Gus Jazuk).

Berdasarkan data rekapitulasi resmi posko filantropi BAZNAS Kabupaten Sidoarjo hingga malam penutupan acara, total donasi kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp107,5 juta (termasuk donasi utama Rp100 juta dari Wakil Bupati Sidoarjo serta infak sukarela masyarakat melalui BAZNAS). Seluruh dana umat dan dermawan ini dipastikan akan disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna membiayai pemulihan infrastruktur dasar serta kebutuhan darurat penyintas gempa di NTT.
Gerakan filantropi yang dibalut dalam doa bersama kemerdekaan ini membuktikan bahwa semangat ukhuwah islamiyah dan kemanusiaan universal tetap berdenyut kuat di Sidoarjo, menebarkan harapan baru bagi kebangkitan saudara-saudara kita di Indonesia Timur.










