BeritaHeadline

Jejak Kebaikan di Sukodono: BAZNAS Sidoarjo Hadir Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

31
×

Jejak Kebaikan di Sukodono: BAZNAS Sidoarjo Hadir Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, 7 Juli 2026 – Semangat filantropi Islam terus berdenyut di tanah Sidoarjo. Sebagai wujud nyata dari komitmen “Zakat Menguatkan Indonesia,” Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menyalurkan bantuan bagi warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Sukodono. Aksi sosial yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 ini menjadi cermin kepedulian umat dalam merajut jaring pengaman sosial bagi sesama.

Dalam kunjungan lapangan hari ini, tim BAZNAS Sidoarjo yang terdiri dari M. Hafidz dan Sofwan, bergerak aktif menyambangi rumah-rumah warga. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas penyaluran bantuan, melainkan upaya untuk menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat prasejahtera.

Memulihkan Mobilitas, Membangkitkan Harapan

Titik pertama kunjungan difokuskan pada bantuan kemanusiaan bagi Bapak Didik Lamijono Tejo (66), warga Desa Pakarungan. Beliau telah cukup lama berjuang melawan penyakit stroke yang membatasi ruang geraknya. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Sidoarjo menyerahkan bantuan berupa kursi roda untuk menunjang aktivitas keseharian beliau.

Bantuan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pemulihan mobilitas Bapak Didik. Dalam perspektif Social Return on Investment (SROI), pemberian kursi roda ini memiliki dampak sosial yang berlipat ganda; tidak hanya mempermudah akses fisik bagi penerima manfaat, tetapi juga mengurangi beban psikologis dan fisik keluarga pendamping dalam merawat beliau sehari-hari. Ini adalah investasi sosial yang memungkinkan Bapak Didik untuk kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, yang merupakan langkah krusial dalam proses pemulihan kesehatan mental dan fisiknya.

Solidaritas untuk Ketahanan Hidup

Tak berhenti di sana, langkah tim BAZNAS berlanjut ke Desa Cangkringsari. Kali ini, bantuan berupa biaya hidup disalurkan kepada Bapak Amir Hidayat (62), seorang warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Mengingat kondisi kesehatan beliau yang sedang menurun, bantuan diserahkan langsung kepada sang istri dengan didampingi oleh Ibu Wiwin, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sukodono.

Di Desa Pakarungan, tim juga menyalurkan bantuan serupa kepada Bapak Yusup Ayatulloh. Penyerahan bantuan dilakukan secara resmi di Kantor Desa Pakarungan, memastikan transparansi dan efektivitas distribusi yang melibatkan perangkat desa setempat.

Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, M. Hafidz, menuturkan bahwa setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS adalah titipan amanah para muzakki. “Kami melihat langsung bagaimana bantuan ini menjadi sandaran bagi mereka yang sedang diuji kesabarannya. Bagi kami, ini bukan sekadar angka atau materi, tetapi bagaimana kehadiran BAZNAS mampu memastikan bahwa tidak ada warga Sidoarjo yang merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan ekonomi atau kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan transformatif yang luar biasa. Melalui pendekatan yang humanis dan pendampingan yang intensif bersama unsur pemerintah daerah serta TKSK, BAZNAS Sidoarjo berupaya memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.

Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia,” BAZNAS Sidoarjo terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas. Setiap bantuan yang tersalurkan adalah bukti bahwa kepedulian yang dikelola dengan profesional dapat menjadi jembatan bagi terciptanya kesejahteraan yang lebih berkeadilan di tanah Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!