
SIDOARJO– Di tengah himpitan tantangan hidup dan ketidakpastian ekonomi global yang sering memicu kecemasan—in this economy—kehadiran negara dan uluran tangan sesama menjadi mercusuar harapan yang paling dinantikan. Semangat inilah yang terpancar nyata tatkala Bupati Sidoarjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial, serta jajaran pemerintah desa setempat, turun langsung menyapa warga kurang mampu di Kecamatan Jabon pada Sabtu, 03 Oktober 2026 pagi.
Memanfaatkan momen akhir pekan, aksi blusukan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata pengamalan nilai filantropi Islam: zakat menolong sesama di dunia, dan menyelamatkan kita di akhirat.
Menghadirkan Senyum dan Harapan di Desa Dukuhsari dan Trompoasri
Rangkaian kegiatan kemanusiaan ini dimulai pukul 08.40 WIB. Didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Sidoarjo R. Mharta Wara Kusuma, Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo Ilhamaddin, serta staf pelaksana BAZNAS Dani Prabowo dan Hamdani, rombongan mengawali penyerahan bantuan sosial berupa empat unit kursi roda di Desa Dukuhsari. Bantuan tersebut diserahkan kepada Zainul Muttaqin, warga RT 2 RW 1 yang mengalami gangguan tumbuh kembang sejak kecil, serta Mardi Utama untuk menunjang aktivitas keseharian mereka.

Usai menyapa warga Dukuhsari, langkah kaki Bupati Subandi bersama tim BAZNAS bergerak menuju Desa Trompoasri untuk melaksanakan sidak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Rencananya atapnya nanti ada perbaikan, lantainya kita keramik, kamar mandi dan dinding juga kita rapikan agar rumahnya layak dan bagus. Bulan ini langsung kita eksekusi,” tegas Bupati Subandi di sela-sela peninjauan.
Adapun sasaran sidak RTLH tersebut meliputi:
- Kediaman Ibu Mudayaroh (40 tahun), warga Desa Trompoasri Kecamatan Jabon, yang bagian atap, keramik, dan plafonnya mendesak untuk segera diperbaiki.
- Kediaman Ibu Saea, warga Dusun Jangan Asem, Desa Trompoasri Kecamatan Jabon, yang kondisi atap, keramik, dan plafonnya memerlukan uluran tangan renovasi agar kembali aman dihuni.
Puncak Kehangatan Filantropi di Dusun Kupang Kidul
Aksi sosial kemanusiaan ini kemudian berlanjut hingga ke Dusun Kupang Kidul RT 2 RW 5, Desa Kupang. Di lokasi ini, Bupati Sidoarjo menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga senior, yakni Supiyati dan Kasminah. Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti tatkala Kasminah mencoba kursi roda barunya, sembari memanjatkan doa tulus untuk keberkahan jajaran Pemkab Sidoarjo dan para dermawan muzaki.
“Melalui bantuan ini, Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus hadir merespons kebutuhan mendesak masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok daerah,” pungkas Bupati Subandi.

Zakat: Pilar Penyelamat Dunia dan Akhirat
Gerakan kolaboratif antara pemerintah daerah dan BAZNAS Sidoarjo ini membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki daya ungkit sosial yang luar biasa. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan, zakat hadir sebagai instrumen ilahiah yang tidak hanya meringankan beban sesama manusia di dunia, tetapi juga menjadi investasi rohani yang menyelamatkan kita di akhirat kelak.
Mari terus memperkuat kepedulian dan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, karena setiap uluran tangan Anda adalah nafas baru bagi mereka yang membutuhkan.












