
Kebahagiaan sejati sebuah masyarakat tercermin dari seberapa peduli mereka terhadap kelompok yang paling rentan, terutama anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat, kehadiran uluran tangan yang tulus mampu memberikan secercah harapan dan senyuman di wajah anak-anak yang kehilangan sosok penopang keluarga. Semangat inilah yang terus dihidupkan oleh BAZNAS Sidoarjo melalui program penyaluran santunan sosial dan partisipasi anak yatim piatu serta dhuafa kepada puluhan anak-anak yatim di Desa Wedi Kecamatan Gedangan dan SDN Bungurasih Kecamatan Waru pada tanggal 17 dan 21 September 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud perhatian sosial untuk meringankan beban mental dan material anak-anak yatim piatu agar mereka tetap merasakan kebahagiaan serta motivasi belajar yang tinggi. Pelaksanaannya dikemas secara langsung di sekolah dan balai desa melalui kehadiran staf pelaksana BAZNAS yang berinteraksi hangat dengan para penerima manfaat. Rangkaian kegiatan penyaluran santunan tersebut menjadi momentum emosional yang mempererat ikatan kekeluargaan antarseluruh elemen masyarakat. Bantuan yang disalurkan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material sesaat, melainkan bentuk pengakuan sosial dan perhatian moral bahwa anak-anak yatim dan dhuafa memiliki tempat istimewa di tengah umat.
“Anak-anak yatim dan dhuafa adalah amanah besar bagi kita semua. Melihat senyum merekah di wajah mereka adalah kebahagiaan yang tidak ternilai harganya. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasakan kehadiran negara dan kepedulian sesama dalam setiap langkah tumbuh kembang mereka,” ungkap Hafidz, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, usai menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim.

Dampak dari kegiatan berbagi ini menciptakan ekosistem sosial yang penuh empati dan solidaritas tinggi. Ketika anak-anak ini mendapatkan perhatian yang layak, rasa percaya diri dan motivasi mereka untuk menggapai masa depan akan tumbuh dengan kuat, memutus siklus kerentanan sosial di masa depan. Kepedulian kolektif ini membuktikan bahwa kekuatan filantropi mampu merangkul dan melindungi setiap jiwa yang membutuhkan.
Zakat, infak, dan sedekah adalah jembatan mulia yang menolong sesama manusia untuk bertahan hidup di dunia, sekaligus menjadi amal saleh yang menyelamatkan kita di akhirat kelak. BAZNAS Sidoarjo terus mengajak para muzakki dan dermawan untuk menjadikan berbagi sebagai gaya hidup, sehingga gelombang kebaikan ini dapat terus mengalir dan menebarkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo.












