
SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Pada Rabu (08/04/2026), BAZNAS Sidoarjo bergerak menyusuri wilayah Kecamatan Taman untuk menyalurkan bantuan pendidikan bagi puluhan siswa-siswi mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Penyaluran bantuan yang berlangsung penuh khidmat dan kehangatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Sidoarjo Cerdas”. Kehadiran tim BAZNAS di sekolah-sekolah disambut dengan raut wajah penuh syukur oleh para guru, orang tua, dan tentu saja para siswa yang menjadi penerima manfaat.
Menyemai Harapan di Penjuru Taman
Kegiatan distribusi maraton ini menyasar enam lembaga pendidikan di berbagai desa di Kecamatan Taman. Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, M. Sofwan, yang memimpin langsung jalannya distribusi, terlihat telaten menyerahkan paket bantuan tersebut satu per satu.
Berdasarkan data distribusi hari ini, sebaran bantuan meliputi:
- MI Darussalam Sidodadi: 10 siswa-siswi penerima manfaat.
- MTs Darussalam Sidodadi: 10 siswa-siswi penerima manfaat.
- MI Al-Hikmah Tanjung Sari: 10 siswa-siswi penerima manfaat.
- MI Nur Rohmah Sambibulu: 9 siswa-siswi penerima manfaat.
- RA Nurul Ulum Sidodadi: 8 siswa-siswi penerima manfaat.
- MI Darun Najah Kletek: 6 siswa-siswi penerima manfaat.
Total sebanyak 53 paket bantuan pendidikan diserahkan pada hari ini sebagai bentuk dukungan nyata bagi anak-anak keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah tanpa terbebani biaya pendidikan yang menghimpit.

Zakat: Pilar Penguat Ketahanan Bangsa
Di sela-sela penyerahan bantuan di MTs Darussalam, M. Sofwan menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) di Sidoarjo yang harus sampai ke tangan yang tepat. Menurutnya, pendidikan adalah investasi terbaik bagi kemajuan sebuah daerah.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa tidak ada anak Sidoarjo yang putus sekolah hanya karena kendala biaya. Bantuan ini adalah wujud kasih sayang dari masyarakat melalui zakat. Melalui pengelolaan yang profesional, kami percaya bahwa Zakat Menguatkan Indonesia, dimulai dari menguatkan pendidikan generasi mudanya,” ujar M. Sofwan dengan tegas dan penuh empati.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari BAZNAS diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan operasional sekolah, seperti seragam, buku, maupun biaya penunjang lainnya.

Sinergi untuk Sidoarjo Cerdas
Kegiatan ini mencerminkan gaya filantropi modern yang dijalankan BAZNAS Sidoarjo; cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung. Para kepala sekolah di Kecamatan Taman mengapresiasi langkah cepat BAZNAS yang terus hadir di tengah masyarakat. Bagi mereka, bantuan ini adalah suntikan semangat bagi para siswa untuk terus berprestasi meski berada dalam keterbatasan ekonomi.
Distribusi di Kecamatan Taman ini menggarisbawahi pesan penting: bahwa zakat bukan hanya soal ibadah ritual, melainkan instrumen sosial yang perkasa. Dengan zakat, jurang ketimpangan diperkecil, dan pintu-pintu kesempatan bagi anak-anak di desa-desa seperti Sambibulu, Sidodadi, hingga Kletek kembali terbuka lebar.
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya. Sebab, dari setiap rupiah yang disalurkan, terpancar harapan baru bagi anak-anak bangsa untuk meraih cita-cita setinggi langit.
Zakat Menyejahterakan Umat, Zakat Menguatkan Indonesia.












