
SIDOARJO – Ketika gelombang duka akibat musibah gempa bumi mengguncang dan meluluhlantakkan sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), denyut kepedulian dari Kabupaten Sidoarjo langsung bergemuruh dengan penuh kekuatan. Semangat persaudaraan sebangsa dan setanah air kembali merajut asa melalui aksi nyata dunia pendidikan. Keluarga besar SMPN 2 Krian, yang berkedudukan di Jalan Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo, Desa Kraton, Kecamatan Krian, sukses menghimpun dan menyalurkan donasi kemanusiaan dengan angka fantastis mencapai Rp10.838.500,- untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di bumi Flobamora.
Aksi penggalangan dana sukarela yang melibatkan seluruh elemen sekolah ini merupakan wujud nyata kepedulian mendalam dari para peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Jarak geografis yang membentang jauh antara Sidoarjo dan NTT sama sekali tidak memadamkan nyali berbagi. Setiap rupiah yang dihimpun dari infak tulus warga sekolah menjelma menjadi pilar kekuatan moril dan materil bagi para penyintas yang kini tengah berjuang bangkit dari keterpurukan di posko-posko pengungsian.
Puncak dari gerakan solidaritas tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara langsung di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kehadiran perwakilan sekolah di kantor lembaga amil zakat resmi ini dilakukan dengan penuh khidmat, sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban moral atas amanah sosial yang telah dipercayakan oleh seluruh keluarga besar SMPN 2 Krian. Penyerahan donasi kemanusiaan tersebut secara simbolis dilakukan oleh Bapak Alex Sandi Nugroho, S.Kom., mewakili pihak sekolah.
Kepala SMPN 2 Krian, Ach Haris, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam atas tingginya antusiasme, keikhlasan, dan solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh warga sekolah dalam merespons musibah kemanusiaan ini.
“Kami keluarga besar SMPN 2 Krian merasa terpanggil untuk turut meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang menghadapi ujian yang sangat berat. Donasi sebesar Rp10.838.500 yang berhasil dihimpun ini adalah wujud nyata dari pendidikan karakter yang tidak hanya mengajarkan teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung nilai-nilai empati dan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membawa manfaat yang luas, menguatkan ketabahan para penyintas, serta menjadi secercah harapan agar mereka bisa segera bangkit dan menata kembali kehidupan dengan penuh optimisme,” ungkap Ach Haris, S.Pd., M.Pd.I., dengan penuh kehangatan.
Seluruh dana sukarela yang diserahkan secara langsung oleh perwakilan sekolah tersebut diterima dengan penuh apresiasi dan rasa takjub oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, untuk kemudian segera diproses secara akuntabel dan disalurkan secara tepat sasaran kepada para korban gempa di NTT.

Ach Saleh, S.E., Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, menyambut hangat serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas gelombang solidaritas luar biasa yang digerakkan oleh institusi pendidikan menengah pertama di wilayah Krian tersebut. Dalam pandangannya, sinergi yang terbangun antara sekolah dan lembaga zakat resmi ini membuktikan betapa kuatnya akar filantropi di tengah masyarakat Sidoarjo.
“Apa yang ditunjukkan oleh keluarga besar SMPN 2 Krian di bawah kepemimpinan Bapak Ach Haris adalah teladan yang sangat luar biasa dan menginspirasi kita semua. Penghimpunan dana kemanusiaan hingga menembus angka lebih dari Rp10,8 juta membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian di dunia pendidikan Sidoarjo memiliki daya transformatif yang sangat dahsyat. Kolaborasi ini tidak hanya meringankan beban fisik para penyintas gempa bumi di NTT, tetapi juga sukses merajut kembali pilar persatuan nasional serta menanamkan karakter luhur kepada para generasi muda kita,” ungkap Ach Saleh, S.E., penuh optimisme.
Melalui uluran tangan yang disalurkan dari Krian, Sidoarjo, menuju NTT, aksi filantropis ini sekali lagi menegaskan pesan abadi bahwa di balik setiap reruntuhan musibah, selalu ada cinta kasih, doa, dan kepedulian sesama anak bangsa yang siap merangkul serta menguatkan kembali harapan masa depan.












