
SIDOARJO – Langkah kaki tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menyusuri jalanan Desa Candinegoro pada Rabu pagi (21/1/2026) membawa sebuah misi kemanusiaan yang mendalam. Tepat pukul 09.39 WIB, perjalanan monitoring program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dimulai dengan meninjau sebuah rumah yang pengerjaannya telah diinisiasi sejak Desember tahun lalu. Hunian yang dulunya mungkin dipenuhi kekhawatiran, kini telah berdiri tegak dengan dinding yang ditinggikan dan struktur atap baru yang kokoh.
Meskipun pemilik rumah sedang menjalankan aktivitas bekerja, perwakilan dari pihak keluarga dengan hangat mendampingi tim untuk memeriksa setiap sudut hasil pengerjaan. Transformasi hunian ini terlihat sangat signifikan, mulai dari pemasangan keramik teras dan ruang tamu yang bersih, plafon yang rapi, peninggian lantai, hingga pemasangan kusen jendela dan pintu baru. Salah satu aspek yang paling ditekankan adalah penyediaan jamban baru, yang kini menghadirkan standar sanitasi yang lebih bermartabat bagi penghuninya.
Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Achmad Richi, yang memimpin langsung monitoring, mengungkapkan bahwa pemeriksaan mendalam ini adalah bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada para muzakki.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap material yang terpasang memberikan rasa aman bagi penghuninya. Melihat rumah yang dulu lapuk kini memiliki atap kokoh dan sanitasi yang layak adalah inti dari misi kami—mengembalikan martabat mustahik melalui zakat yang menguatkan,” ujar Achmad Richi di sela-sela kegiatannya di Candinegoro.

Kegiatan di Desa Candinegoro ini merupakan titik awal dari rangkaian monitoring luas yang dilakukan BAZNAS Sidoarjo di hari yang sama, mencakup wilayah Kecamatan Balongbendo, Prambon, Krembung, hingga Sidoarjo kota.Di setiap titik, tim memastikan bahwa pengerjaan, seperti penggantian atap total dan peninggian dinding, telah selesai dengan standar kualitas yang diharapkan agar para penerima manfaat dapat berteduh dengan tenang di bawah atap yang baru,,.
Aksi nyata ini menegaskan komitmen BAZNAS Sidoarjo dalam mengubah dana zakat menjadi aset perlindungan yang konkret bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program RLHB, setiap rumah yang direnovasi diharapkan menjadi fondasi bagi keluarga untuk memulai kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
Zakat Menguatkan, Sidoarjo Tangguh.












