
Sidoarjo – Jiwa kemanusiaan tak mengenal batas usia. Hal ini dibuktikan oleh keluarga besar SDN Panjunan, Sukodono, Sidoarjo, yang pada Senin (8/12) menggelar aksi solidaritas bertajuk “SDN Panjunan Peduli Bencana Sumatera.” Kegiatan ini merupakan respons cepat dan empatik terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda puluhan wilayah di Pulau Sumatera.
Gerakan mulia ini dimotori langsung oleh Kepala Sekolah SDN Panjunan, SITI MARLIYAH, S.Pd.SD.,M.Pd. Di bawah kepemimpinannya, ratusan siswa, guru, hingga staf sekolah bahu-membahu mengumpulkan donasi, menunjukkan komitmen sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli sejak dini. Aksi ini berhasil menghimpun dan salurkan dana sebesar 2,681 juta yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS Sidoarjo untuk meringankan beban saudara sebangsa yang terdampak musibah.
Pesan Karakter dari Halaman Sekolah
Sejak pagi, halaman SDN Panjunan telah dipenuhi aura semangat gotong royong. Siswa-siswi berseragam putih merah tampak antusias membawa amplop atau uang sumbangan dari orang tua mereka. Momen puncak adalah saat Kepala Sekolah, SITI MARLIYAH, memberikan sambutan dan nasihat tentang esensi kepedulian terhadap sesama. Beliau menekankan bahwa aksi ini adalah implementasi nyata dari pendidikan karakter yang diusung sekolah.
“Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik kami. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Ibu Siti Marliyah dengan keyakinan penuh. Beliau menambahkan, bahwa meski nominal yang terkumpul terkesan kecil, nilai utamanya terletak pada ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang ditunjukkan.
“Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang kita tunjukkan,” tegasnya, memotivasi seluruh warga sekolah.
Siswa-siswa, dengan polos dan tulus, memasukkan donasi mereka ke dalam kotak yang bertuliskan “UNTUK KORBAN BANJIR SUMATERA.” Setiap lembar uang yang terkumpul menjadi simbol harapan dan empati, bukti bahwa bencana yang terjadi jauh di seberang pulau turut dirasakan oleh hati-hati kecil di Sidoarjo. Para guru dan staf pun turut berpartisipasi aktif, menjadi teladan nyata dalam kerelawanan dan kebaikan.

Kepedulian Sidoarjo untuk Skala Bencana yang Mengkhawatirkan
Data terkini menunjukkan skala kerusakan yang masif di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang menyasar total 53 kabupaten/kota. Per Selasa (9/12), tercatat 962 korban meninggal dunia, 291 orang hilang, ribuan orang sakit, dan 157.900 unit rumah mengalami kerusakan. Angka-angka ini menegaskan bahwa solidaritas dari seluruh elemen bangsa, termasuk dari lingkungan sekolah seperti SDN Panjunan, sangat dibutuhkan.
Aksi gotong royong kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kepala Sekolah SDN Panjunan ini membuktikan bahwa institusi pendidikan memiliki peran ganda: sebagai tempat menuntut ilmu sekaligus ladang subur untuk menumbuhkan tunas-tunas kemanusiaan yang siap mengulurkan tangan kapan pun dibutuhkan. Kegiatan ini ditutup dengan rasa bangga dan syukur atas partisipasi luar biasa seluruh warga sekolah.
Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat skala bencana yang begitu luas, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
- Transfer Rekening Donasi:
- Bank Syariah Indonesia (BSI):
- Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
- Bank Central Asia (BCA):
- Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
- Bank Syariah Indonesia (BSI):
- Penting: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) untuk donasi bencana.
- Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
- Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan untuk saudara-saudara kita di Sumatera.












