
Nuansa kehangatan, kepedulian, dan solidaritas kemanusiaan menyelimuti lingkungan SDN Kramatjegu 2 pada hari Kamis, 27 Agustus 2026. Di saat saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit pascabencana gempa bumi yang meluluhlantakkan wilayah mereka, keluarga besar SDN Kramatjegu 2 terpanggil untuk tidak tinggal diam. Sekolah menggelar aksi penggalangan donasi serentak yang melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari para guru, staf kependidikan, hingga ratusan peserta didik yang antusias menyisihkan sebagian uang saku mereka dengan penuh keikhlasan.
Aksi filantropis yang diinisiasi ini berada di bawah penanggung jawab Kepala Sekolah Sunarmi, S.Pd.SD. Kehadiran beliau bersama jajaran dewan guru membimbing anak-anak menanamkan nilai-nilai luhur kepedulian sosial secara langsung melalui praktik berderma.
Sunarmi, S.Pd.SD., menjelaskan bahwa tujuan dan harapan sekolah memberikan donasi kepada korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah meringankan beban saudara yang terkena musibah sekaligus menanamkan karakter mulia pada diri siswa.
“Tujuan dan harapan sekolah memberikan donasi kepada korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah meringankan beban saudara yang terkena musibah sekaligus menanamkan karakter mulia pada diri siswa. Kami ingin anak-anak didik kami tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi, memahami arti empati, serta mengamalkan semangat gotong royong sebagai sesama anak bangsa,” tutur Sunarmi, S.Pd.SD., dengan penuh kehangatan.
Seluruh dana sukarela yang berhasil dihimpun dari ketulusan hati para siswa, guru, dan wali murid SDN Kramatjegu 2 kemudian disalurkan secara transparan dan amanah melalui lembaga resmi pengelola zakat dan kemanusiaan, BAZNAS Sidoarjo.

Sofwan, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menyambut baik serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian luar biasa yang ditunjukkan oleh keluarga besar SDN Kramatjegu 2. Dalam pandangannya, langkah proaktif sekolah dasar dalam mengajarkan filantropi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun kekuatan sosial bangsa.
“Apa yang dilakukan oleh SDN Kramatjegu 2 di bawah kepemimpinan Ibu Sunarmi adalah teladan nyata yang sangat menginspirasi. Sinergi antara dunia pendidikan dan BAZNAS membuktikan bahwa zakat, infak, sedekah, serta donasi kemanusiaan memiliki kekuatan transformatif yang luar biasa. Kolaborasi ini tidak hanya meringankan beban para penyintas gempa bumi di NTT, tetapi juga merajut pilar kekuatan nasional yang menguatkan Indonesia dalam menghadapi setiap ujian bencana,” ungkap M. Sofwan penuh optimisme.
Melalui uluran tangan yang disalurkan dari ruang-ruang kelas di Sidoarjo menuju bumi Flobamora di NTT, keluarga besar SDN Kramatjegu 2 berharap agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata, menguatkan ketabahan para korban, serta menghadirkan harapan baru untuk bangkit kembali. Semangat berbagi ini membuktikan bahwa jarak geografis tidak pernah mampu memutus ikatan persaudaraan sesama anak bangsa.










