
Sidoarjo – Di tengah hamparan kawasan Hunian Sementara (HUNTARA) Desa Gunci, semangat filantropi terus bergerak tanpa henti. Memasuki hari kedua kunjungannya, Ahad (8/2), Tim BAZNAS Sidoarjo memfokuskan aksi pada dua pilar utama: percepatan fasilitas ibadah dan dukungan gizi bagi ratusan jiwa yang masih bertahan di pengungsian.
Bencana banjir bandang telah meninggalkan luka mendalam bagi satu dusun di Gampoeng Gunci, yang menyebabkan hilangnya sedikitnya 80 rumah warga. Sebanyak 350 jiwa kini menggantungkan hidup di posko pengungsian. Menanggapi situasi ini, BAZNAS Sidoarjo melakukan monitoring ketat terhadap lokasi pembangunan Musholla Gampoeng Gunci yang saat ini dalam tahap pengerjaan di area HUNTARA.
“Musholla ini akan menjadi jantung sosial dan spiritual bagi 350 pengungsi di sini. Kami memastikan kebutuhan material dan progres pembangunan berjalan sesuai rencana,” ungkap perwakilan BAZNAS Sidoarjo. Lokasi ini dipilih strategis, berdampingan dengan fasilitas MCK yang sebelumnya telah dibangun oleh Telkomsel dan lembaga lain, menciptakan sebuah ekosistem hunian darurat yang terpadu dan layak.
Selain memantau infrastruktur, aspek kemanusiaan menyentuh langsung ke jantung pengungsian. Tim BAZNAS Sidoarjo melakukan aksi langsung dengan mendistribusikan bantuan nutrisi berupa susu kotak, roti, snack, dan minuman probiotik Yakult. Sasaran utamanya adalah kelompok rentan: anak-anak dan lansia yang kondisi kesehatannya paling berisiko selama berada di barak pengungsian.

Kepala Dusun setempat menyambut haru kehadiran bantuan ini. Menurutnya, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti makanan ringan dan susu sangat berarti bagi psikologis anak-anak yang kehilangan tempat tinggal. “Mereka semua hingga saat ini tinggal di pengungsian. Kehadiran tim dengan membawa keceriaan bagi anak-anak kami adalah obat di tengah musibah ini,” tuturnya dengan nada emosional.
Kunjungan ini mempertegas komitmen BAZNAS Sidoarjo dalam melakukan restorasi pasca-bencana yang komprehensif. Kolaborasi dengan Kepala Desa, masyarakat setempat, serta PIC restorasi Kecamatan Sawang memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan bersifat solutif dan tepat guna. Di Gampoeng Gunci, filantropi bukan sekadar memberi, tapi hadir merangkul dan memastikan tak ada satu pun warga yang tertinggal dalam proses pemulihan.












