
SIDOARJO – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi momen untuk mengenang keagungan akhlak Baginda Rasulullah lewat kata-kata, melainkan harus diwujudkan melalui denyut kepedulian dan aksi nyata bagi sesama. Semangat inilah yang bergemuruh di lingkungan SDN Semambung 1, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah khidmatnya peringatan hari besar Islam tersebut, keluarga besar sekolah sukses menggalang dan menyalurkan total donasi kemanusiaan sebesar Rp3.270.000 guna meringankan beban para penyintas musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Nuansa kehangatan, ketulusan, serta pendidikan karakter yang kuat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan sekolah. Peringatan Maulid Nabi yang diisi dengan pembacaan istighosah, lantunan Diba’ dan iringan musik Banjari tersebut dipadukan secara harmonis dengan gerakan filantropis penggalangan dana. Para siswa-siswi bersama dewan guru dan tenaga kependidikan bahu-membahu menyisihkan sebagian rezeki mereka ke dalam kotak donasi. Gerakan ini membuktikan bahwa penanaman empati sejak dini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga peka dan peduli terhadap penderitaan sesama anak bangsa yang tengah dilanda ujian berat di bumi Flobamora.
Kepala SDN Semambung 1, Sumijan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam atas tingginya antusiasme seluruh warga sekolah dalam merespons musibah yang menimpa saudara-saudara kita di NTT melalui momentum peringatan Maulid Nabi ini.
“Meneladani akhlak Rasulullah SAW bukan hanya lewat kata, tetapi juga melalui aksi nyata. Alhamdulillah, keluarga besar SDN Semambung 1 memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus bergerak bersama mengulurkan tangan untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Semoga sedikit kebaikan dari anak-anak dan bapak/ibu guru hari ini bisa menjadi senyum dan harapan baru bagi mereka di sana,” tutur Sumijan, S.Pd., M.Pd., dengan penuh kehangatan dan rasa haru.
Seluruh dana sukarela yang berhasil dihimpun dari gotong royong kolektif keluarga besar SDN Semambung 1 tersebut kemudian diproses dan disalurkan secara transparan melalui rekening resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp3.270.000 pada Jumat, 28 Agustus 2026, guna memastikan bantuan logistik maupun pemulihan darurat dapat segera tiba di posko-posko pengungsian.

Kholid Musyaddad, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menyambut hangat serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi inspiratif yang ditunjukkan oleh institusi pendidikan dasar dalam merawat ekosistem kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Apa yang dilakukan oleh keluarga besar SDN Semambung 1 di bawah kepemimpinan Bapak Sumijan adalah teladan luar biasa dari penggabungan nilai religius dan filantropi kemanusiaan. Sinergi antara sekolah dan BAZNAS membuktikan bahwa zakat, infak, sedekah, serta donasi kemanusiaan memiliki kekuatan transformatif yang dahsyat. Kolaborasi ini tidak hanya meringankan beban para penyintas gempa bumi di NTT, tetapi juga sukses menanamkan karakter luhur dan empati sejak dini kepada para peserta didik kita,” ungkap Kholid Musyaddad penuh optimisme.
Melalui uluran tangan yang disalurkan dari ruang-ruang kelas di Sidoarjo menuju NTT, keluarga besar SDN Semambung 1 berharap agar kebaikan tulus tersebut dapat menjadi kekuatan moril bagi para korban untuk bangkit kembali. Perjalanan kebaikan ini menegaskan pesan abadi bahwa setiap ajaran kebaikan dalam Islam selalu bermuara pada cinta kasih, kepedulian, and kemaslahatan sesama umat manusia.










