BeritaHeadline

Memupuk Empati dari Bangku Sekolah: Aksi Nyata SDN Pucang Anom untuk Sumatra

64
×

Memupuk Empati dari Bangku Sekolah: Aksi Nyata SDN Pucang Anom untuk Sumatra

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Pendidikan sejati tidak hanya berhenti pada angka-angka di atas kertas rapor, namun mewujud dalam ketulusan uluran tangan saat sesama tertimpa musibah. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh keluarga besar SDN Pucang Anom, Sidoarjo. Di tengah hiruk-pikuk kegiatan belajar mengajar, mereka membuktikan bahwa sekolah adalah persemaian utama nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Pada Senin pagi (12/1/2026), hangatnya sinar matahari di Kecamatan Sidoarjo mengiringi sebuah langkah mulia. Perwakilan dari SDN Pucang Anom, Ibu Lailatul Zurroh dan Ibu Haifah, melangkah pasti menuju Kantor BAZNAS Kabupaten Sidoarjo di Jalan Pahlawan I. Kehadiran mereka membawa amanah kolektif berupa donasi sebesar Rp 2.365.000 yang diperuntukkan bagi para penyintas bencana alam di Sumatra dan Aceh.

Pesan Cinta dari Ruang Kelas

Bantuan yang diserahkan bukan sekadar nominal angka, melainkan simbol doa dan dukungan moral dari para siswa, guru, dan orang tua. Ibu Diah Endah Wiarsih, Kepala Sekolah SDN Pucang Anom, melalui perwakilannya menyampaikan bahwa gerakan ini adalah bagian dari kurikulum kehidupan.

“Gerakan ini murni lahir dari rasa solidaritas terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kami ingin anak-anak belajar bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang di masa sulit,” ungkap Ibu Diah dengan penuh haru.

Beliau meyakini bahwa dengan melibatkan siswa dalam penggalangan dana ini, sekolah sedang menanam benih karakter “Profil Pelajar Pancasila” yang sesungguhnya—yakni pribadi yang memiliki empati tinggi dan ringan tangan dalam membantu sesama tanpa memandang jarak geografis.

Jembatan Kebaikan melalui BAZNAS

Kedatangan rombongan SDN Pucang Anom disambut hangat oleh staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Kholid Musyadad. Dalam suasana kekeluargaan, prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat. Penyerahan bukti donasi menjadi momen simbolis beralihnya amanah dari warga sekolah kepada lembaga zakat resmi untuk disalurkan tepat sasaran.

Kholid menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. Menurutnya, kepedulian dari institusi pendidikan seperti SDN Pucang Anom memberikan energi positif bagi upaya pemulihan pascabencana. “Dana yang terkumpul akan segera disinergikan dengan program pemulihan BAZNAS Pusat untuk memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak di lokasi bencana, mulai dari pangan hingga sarana pendukung lainnya,” jelasnya.

Menjadi Bagian dari Solusi

Aksi SDN Pucang Anom adalah sebuah pengingat lembut bagi kita semua: bahwa beban berat akan terasa ringan jika dipanggul bersama. Di saat saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh sedang berjuang menata kembali hidup mereka di tengah puing bencana, kepedulian kita adalah napas baru bagi mereka.

Langkah SDN Pucang Anom diharapkan menjadi pemantik bagi komunitas lain di Sidoarjo untuk turut merapatkan barisan. Karena pada akhirnya, zakat dan sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menguatkan fondasi bangsa.

Mari Salurkan Kepedulian Anda:

Bagi masyarakat yang ingin turut serta menjadi jembatan kebaikan, BAZNAS Sidoarjo membuka pintu melalui kanal resmi:

Zakat Menguatkan, Sedekah Memulihkan, Indonesia Bangkit Bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!