
SIDOARJO– MI Walisongo Sawohan-Buduran Sidoarjo membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas usia dan jarak geografis. Di tengah duka mendalam yang menyelimuti Pulau Sumatera akibat rentetan bencana banjir dan tanah longsor, civitas akademika MI Walisongo Sawohan bangkit dengan aksi nyata. Pada Jum’at (12/12), sekolah ini berubah menjadi pusat energi kebaikan melalui gelaran “Aksi Donasi Peduli Bencana Sumatera,” sebuah respons cepat yang sarat akan nilai kemanusiaan.
Suasana pagi itu terasa berbeda. Musholla Sekolah nampak khusyuk panjatkan do’a tak seperti biasanya,Bukan kegiatan belajar biasa, tetapi oleh semangat solidaritas yang kental. Sebagaimana terekam , ratusan siswa-siswi berseragam hijau-putih tampak berbaris rapi dengan antusiasme tinggi. Wajah-wajah polos mereka memancarkan ketulusan saat satu per satu maju, memasukkan sebagian uang saku mereka ke dalam kotak kardus sederhana yang difungsikan sebagai kotak donasi.
Gerakan filantropi yang menyentuh hati ini dimotori langsung oleh Kepala Sekolah, Miftahul Jinan S.Pdi. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pengumpulan dana; ini adalah laboratorium karakter nyata bagi para peserta didik. “Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam sejak dini. Lebih dari sekadar teori di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan ukhuwah,” ujarnya dengan sorot mata penuh keyakinan.
Partisipasi total juga ditunjukkan oleh para guru dan staf, memberikan teladan kerelawanan yang kuat bagi murid-muridnya. Dari tangan-tangan kecil di Sidoarjo ini, terkumpul dana sebesar Rp 800.000. Meski terlihat sederhana, Miftahul Jinan menekankan bahwa nilai utamanya terletak pada ketulusan. “Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang kita tunjukkan,” tegasnya.
Seluruh donasi yang terkumpul telah diserahkan melalui BAZNAS Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan bantuan tersebut segera sampai kepada para penyintas di Sumatera. BAZNAS Sidoarjo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif mulia MI Walisongo Sawohan. Aksi ini menjadi pengingat kuat bahwa di tengah skala bencana yang mengkhawatirkan—yang telah merenggut ratusan jiwa dan menghancurkan ribuan rumah di berbagai wilayah Sumatera—setiap bentuk kepedulian adalah penopang harapan.

Melihat luasnya dampak bencana, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti jejak kebaikan siswa-siswi MI Walisongo. Mari kuatkan doa dan perpanjang tangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Sumatera melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Salurkan Donasi Terbaik Anda Melalui:
- Bank Syariah Indonesia (BSI): 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
- Bank Central Asia (BCA): 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
(Sertakan Kode unik 25 di akhir nominal, misal: Rp50.025 untuk identifikasi donasi bencana)
- Donasi Digital: Scan QR Code di website kabsidoarjo.baznas.go.id
- Konfirmasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah adalah harapan, setiap doa adalah kekuatan bagi Sumatera yang sedang berduka.












