
SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmen kuatnya dalam peningkatan gizi masyarakat dengan menyalurkan 225 paket Daging Dam BAZNAS RI. Program filantropi ini menargetkan puluhan penerima manfaat di beberapa kelurahan, dengan fokus utama pada kelompok rentan gizi, terutama Ibu Hamil sebagai langkah pencegahan stunting.
Penyaluran serentak ini menyentuh kelurahan-kelurahan seperti Lemahputro, Gajah Magersari, Bulu Sidokare, dan Desa Rangkah Kidul. Daging Dam yang dialokasikan BAZNAS Sidoarjo merupakan daging berkualitas dalam kemasan pouch higienis yang siap konsumsi.
Prinsip Keadilan Sosial dalam Distribusi
“Keistimewaan program ini terletak pada cakupan distribusinya yang tidak hanya menyasar santri. BAZNAS Sidoarjo merancang penyaluran dengan prinsip keadilan sosial, menjangkau berbagai kelompok rentan,” jelas M. Shofwan, salah satu staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo.

Prioritas penerima manfaat program ini meliputi:
Ibu Hamil: Penyaluran ini merupakan langkah strategis pencegahan stunting, memastikan ibu hamil mendapat asupan protein hewani yang memadai.
Keluarga Gizi Buruk: Beberapa keluarga yang terindikasi gizi buruk di sekitar lingkungan Sidoarjo kota, yang datanya diperoleh berkat kolaborasi erat dengan Puskesmas Sidoarjo (kota) dan Puskesmas Sekardangan.
ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa): Kelompok rentan ini juga menjadi target untuk memastikan asupan gizi mereka terpenuhi.
Santri Pondok Pesantren: Lima pondok dalam program SAJADAH (Santri Jatim Sehat dan Berkah) menjadi prioritas utama.
Keluarga Ekonomi Ekstrem: Diberi prioritas untuk meningkatkan kualitas konsumsi harian mereka.
Pekerja Ojek Online: Kelompok pekerja informal yang terdampak kondisi ekonomi.
Investasi Gizi untuk Generasi Mendatang
Shofwan menekankan bahwa penyaluran ini adalah upaya jangka panjang untuk membangun masa depan yang sehat.
“Protein hewani untuk ibu hamil adalah investasi untuk mencegah stunting pada anak-anak Indonesia di masa depan. Sementara untuk santri, nutrisi berkualitas adalah fondasi kekuatan fisik dan mental dalam menempuh pendidikan,” jelasnya, merangkum filosofi di balik distribusi yang inklusif ini.Rabu(18/10)yang lalu.

Melalui sinergi dengan Puskesmas, BAZNAS Sidoarjo memastikan bahwa bantuan nutrisi ini tepat sasaran, mencapai mereka yang secara klinis paling membutuhkan. Total 225 paket Daging Dam yang dialokasikan dari BAZNAS RI ini menjadi simbol komitmen BAZNAS Sidoarjo untuk mentransformasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi solusi nyata bagi persoalan gizi dan kesehatan umat.












