BeritaHeadline

CATATAN AKHIR TAHUN 2025: BAZNAS SIDOARJO TUNTASKAN 238 RUMAH LAYAK HUNI

27
×

CATATAN AKHIR TAHUN 2025: BAZNAS SIDOARJO TUNTASKAN 238 RUMAH LAYAK HUNI

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo resmi merilis laporan capaian akhir tahun untuk program unggulan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) sepanjang tahun anggaran 2025. Tercatat, sebanyak 238 hunian layak kini telah berdiri kokoh, memberikan perlindungan bagi warga yang membutuhkan di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Keberhasilan tahun ini menandai tren positif dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Sidoarjo. Jika menilik data pertumbuhan program, terjadi peningkatan kuantitas yang konsisten dari 128 rumah pada tahun 2023, menjadi 224 rumah pada tahun 2024, hingga mencapai puncaknya di angka 238 rumah pada tahun 2025.

Respon Cepat Terhadap Kondisi Darurat

Program RLHB tahun ini tidak hanya fokus pada renovasi rutin, tetapi juga memprioritaskan warga yang tertimpa musibah. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Sidoarjo telah mengambil langkah strategis sebagai berikut:

  • Pemulihan Pasca Musibah: 33 unit rumah dibangun kembali setelah mengalami atap ambruk.
  • Penanganan Pasca Kebakaran: 17 unit rumah didirikan ulang bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
  • Mitigasi Bencana: Melakukan 1 unit relokasi strategis di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, untuk memindahkan warga dari area rawan banjir tahunan di wilayah Kedungbanteng.
  • Sinergi Lintas Tingkat: Merealisasikan 5 unit hunian melalui kolaborasi kuat bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Transformasi Kehidupan: Kisah Pak Kusen

Salah satu narasi perubahan yang paling menyentuh adalah transformasi hunian milik Pak Kusen (70), seorang pengrajin sayangan di Desa Klurak, Kecamatan Candi. Hidup sebatang kara di rumah yang hampir roboh, Pak Kusen kini bisa menempati hunian sehat yang selesai dibangun total pada 23 Juli 2025. Kisah ini menjadi potret nyata bagaimana zakat mampu mengembalikan martabat dan ketenangan jiwa mustahik.

Integrasi Kesehatan dan Ekonomi Lokal

BAZNAS Sidoarjo juga melakukan inovasi dengan mengintegrasikan pembangunan fisik rumah dengan standar kesehatan lingkungan. Dari total hunian yang dibangun, sebanyak 96 rumah telah dilengkapi dengan jamban sehat dan septic tank standar kesehatan. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan pencegahan penyakit menular.

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar, menyatakan bahwa program ini memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi masyarakat. “Selain memberikan rasa aman bagi penghuninya, proses pembangunan ini melibatkan tukang dan toko bangunan lokal di setiap kecamatan, sehingga zakat yang terkumpul turut menggerakkan ekonomi arus bawah,” jelasnya.

Sebaran Capaian RLHB Per Kecamatan Tahun 2025

Distribusi 238 Rumah Layak Huni di Kabupaten Sidoarjo adalah sebagai berikut:

  1. Wonoayu: 25 unit
  2. Tarik: 23 unit
  3. Tulangan: 22 unit
  4. Waru: 19 unit
  5. Sidoarjo: 19 unit
  6. Candi: 17 unit
  7. Porong: 15 unit
  8. Krian: 14 unit
  9. Taman: 13 unit
  10. Prambon: 13 unit
  11. Tanggulangin: 12 unit
  12. Balongbendo: 10 unit
  13. Sedati: 9 unit
  14. Sukodono: 8 unit
  15. Krembung: 7 unit
  16. Jabon: 7 unit
  17. Gedangan: 4 unit
  18. Buduran: 1 unit

Capaian ini menjadi penutup tahun yang penuh syukur sekaligus menjadi pemicu semangat bagi BAZNAS Sidoarjo untuk terus melayani umat melalui pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah yang transparan serta berdampak nyata bagi masyarakat Sidoarjo.

Zakat Menguatkan Indonesia: Bermula dari Rumah yang Layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!