BeritaHeadline

Sinergi BAZNAS Dan Pemkab Sidoarjo, Harjasda ke 167: Kehadiran Hangat Hj. Mimik Idayana di Tengah Isak Tangis Ksatria Cilik

10
×

Sinergi BAZNAS Dan Pemkab Sidoarjo, Harjasda ke 167: Kehadiran Hangat Hj. Mimik Idayana di Tengah Isak Tangis Ksatria Cilik

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Suasana tegang di area sirkumsisi pendopo belakang Delta Wibawa seketika mencair saat Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, hadir secara tiba-tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Di tengah riuhnya tangisan dan teriakan ketakutan anak-anak yang tengah menunggu giliran dikhitan, sosok keibuan Wabup hadir menjadi penawar rasa cemas yang menyejukkan. Dengan penuh empati, beliau menghampiri salah satu peserta yang tengah terisak, mengelus lembut kepalanya, dan membisikkan kalimat penyemangat, “Ayo, kalo berani, tak kasih hadiah,” sebuah dialog tulus yang seketika mengubah suasana mencekam menjadi momentum penuh keberanian bagi para calon pemimpin masa depan Sidoarjo tersebut.

Satu persatu peserta yang takut dan gelisah dengan berteriak maupun menangis , mendapatkan uluran hadiah dari Perempuan yang menjabat wakil bupati ini. Kurang lebih 30 menit , Wakil bupati pun meninggalkan lokasi meneruskan agendanya.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 tahun 2026 yang diisi dengan Khitan Massal gratis bagi 165 anak dari seluruh pelosok kecamatan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata gotong royong sosial antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan BAZNAS Sidoarjo dalam menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Sebanyak 20 anak secara bergantian ditangani oleh puluhan tenaga kesehatan gabungan dari RSUD RT. Notopuro serta berbagai Puskesmas di Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan proses sirkumsisi berjalan aman dan sesuai standar kesehatan.

Mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo, Ainun Amalia, menyampaikan bahwa khitan bukan sekadar menjalankan syariat agama dan kesehatan, melainkan ikhtiar membentuk generasi yang bersih dan berakhlak mulia. Sinergi ini memposisikan BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, kedaulatan sosial masyarakat dapat diperkuat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, menjelaskan bahwa setiap peserta tidak hanya mendapatkan layanan medis cuma-cuma, tetapi juga membawa pulang berbagai bingkisan kebahagiaan. Masing-masing anak menerima uang tunai sebesar Rp250.000, paket busana muslim lengkap dengan sarung dan kopyah, celana khitan, serta tas sekolah. BAZNAS juga berkolaborasi dengan dunia usaha seperti PT Siantar Top dan Bank Jatim untuk memberikan goodie bag tambahan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.

Rasa syukur mendalam dirasakan oleh para orang tua, salah satunya Ima, warga Desa Keboananom, Gedangan. Ia mengaku gembira karena keinginan mendadak putranya, Adif (kelas 4 SD), untuk dikhitan dapat terwujud berkat informasi program gratis ini yang ditemukan suaminya di internet. Kepercayaan para orang tua ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan anak-anak Sidoarjo, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun spiritual.

Mari Terus Menguatkan! Momentum Harjasda ke-167 ini mengingatkan kita bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan melalui BAZNAS Sidoarjo mampu bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang luar biasa. Mari terus dukung program-program kemaslahatan umat agar semakin banyak senyum yang kembali hadir di wajah anak-anak kita. Salurkan kepedulian Anda sekarang melalui BAZNAS Sidoarjo, karena melalui zakat, kita menguatkan pondasi kedaulatan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!