BeritaHeadline

Memulihkan Luka, Menjemput Asa: Sinergi BAZNAS Sidoarjo dan Kecamatan Sukodono untuk Ananda di Jumputrejo

12
×

Memulihkan Luka, Menjemput Asa: Sinergi BAZNAS Sidoarjo dan Kecamatan Sukodono untuk Ananda di Jumputrejo

Sebarkan artikel ini

SUKODONO – Senin pagi (19/1/2026) di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, suasana terasa lebih khidmat saat rombongan kemanusiaan menyusuri gang RT 14 RW 04. Kehadiran tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Sukodono bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan misi untuk menjemput asa seorang bocah berusia 7 tahun yang tengah berjuang memulihkan luka batin dan fisiknya.

Ananda (nama disamarkan), seorang gadis kecil yang seharusnya sedang ceria menikmati masa bermainnya, kini harus menjalani perawatan medis di RSUD Sidoarjo. Lahir dari keluarga prasejahtera, cobaan hidupnya kian berat setelah ia menjadi korban kekerasan oleh ayah sambungnya saat sang ibu tengah berjuang mencari nafkah di Jombang. Kisah pilu ini memantik respons cepat dari berbagai pihak untuk memastikan Ananda mendapatkan keadilan dan layanan kesehatan yang layak.

Camat Sukodono, Ineke Dwi Setiawati, S.STP, MPA, yang turun langsung mendampingi proses distribusi bantuan bersama Kasikesos Sukodono, Ibu Retno, mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang menimpa warganya.

“Kami sangat terpukul dengan apa yang dialami Ananda. Kehadiran kami di sini bersama BAZNAS Sidoarjo adalah bentuk hadirnya negara dan masyarakat untuk memberikan perlindungan serta dukungan moral. Kami ingin memastikan Ananda mendapatkan perawatan terbaik hingga pulih sepenuhnya,” ujar Ibu Ineke di sela-sela kunjungan.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Sidoarjo melalui Wakil Ketua Bidang IV, M. Ilhamuddin, menyerahkan bantuan biaya pengobatan serta paket sembako untuk meringankan beban keluarga,. Langkah ini merupakan bagian dari pilar kesehatan BAZNAS yang fokus pada penyelamatan jiwa dan pemulihan martabat mustahik.

“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi adalah perisai bagi mereka yang lemah dan terluka. Melalui dana zakat yang dititipkan para muzakki, kami hadir untuk memulihkan luka Ananda. Kami ingin ia tahu bahwa masa depannya masih sangat berharga dan banyak tangan yang siap merangkulnya,” tegas M. Ilhamuddin.

Selain bantuan biaya pengobatan, keluarga Ananda juga menerima bantuan sembako untuk menunjang pemenuhan gizi selama masa pemulihan. Sinergi antara BAZNAS, jajaran Kecamatan Sukodono, dan perangkat desa Jumputrejo ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi filantropi mampu memberikan perlindungan inklusif bagi kelompok rentan.

Mari Terus Menguatkan Kisah Ananda adalah pengingat bagi kita semua untuk kian peduli terhadap lingkungan sekitar. Zakat, infak, dan sedekah Anda adalah cahaya bagi mereka yang tengah berada dalam kegelapan bencana kemanusiaan. Salurkan kepedulian Anda melalui BAZNAS Sidoarjo, karena melalui setiap rupiah yang Anda titipkan, kita sedang menguatkan pondasi masa depan anak-anak Indonesia yang membutuhkan perlindungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!