BeritaHeadline

Saat Segelas Es Teh Menjadi Jembatan Kebaikan untuk Sumatera dan Aceh

49
×

Saat Segelas Es Teh Menjadi Jembatan Kebaikan untuk Sumatera dan Aceh

Sebarkan artikel ini

Di bawah terik matahari Sidoarjo, deru mesin kendaraan di jalan raya tak menyurutkan semangat sekelompok pemuda. Mereka tidak sedang mengejar laba untuk kantong pribadi, melainkan sedang merajut harapan bagi saudara-saudara di Sumatera dan Aceh. Melalui program “Membeli = Berdonasi”, Yayasan Peduli Yatim dan Sosial (YPYS) Al Faqir mengubah keringat menjadi rahmat, menjajakan minuman dengan satu janji: seluruh modal dan keuntungan akan dikonversi menjadi bantuan kemanusiaan.

Aksi yang dimulai sejak 14 hingga 23 Desember 2025 ini merupakan simfoni kepedulian yang digerakkan oleh Divisi Sosial YPYS Al Faqir bersama Pemuda Shonar (Sholawat Nariyah) Sidoarjo. Tidak hanya di jalanan, gelombang kedermawanan ini juga mengalir deras dari ketulusan hati para jamaah Majelis Sholawat Nariyah 4444 Sidoarjo serta jamaah Rotib Alhaddad dan Burdah. Setiap rupiah yang terkumpul adalah bukti nyata bahwa semangat “Zakat Menguatkan Indonesia” telah mendarah daging di tanah Delta.

Puncaknya, pada Rabu, 24 Desember 2025, suasana Kantor BAZNAS Kabupaten Sidoarjo terasa lebih hangat. Kehadiran perwakilan yayasan bukan sekadar urusan administratif, melainkan penuntasan amanah dari ratusan donatur. Uang sebesar Rp 11.465.000 diserahkan dengan penuh khidmat sebagai representasi dari cinta kasih warga Pondok Trosobo Indah dan sekitarnya untuk mereka yang sedang diuji bencana di ujung barat Indonesia.

Ketua Umum YPYS Al Faqir, Bapak Baida’ie Karim, yang hadir langsung memimpin rombongan, mengungkapkan rasa syukurnya atas sinergi yang terjalin. Didampingi oleh Dzulfikar (Humas YPYS Al Faqir) dan M. Rafi (Perwakilan Pemuda Sholawat Nariyah 4444), beliau menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk nyata dari pengabdian sosial yang berlandaskan spiritualitas demi menjaga ketahanan sesama saudara sebangsa.

“Kami percaya bahwa berbagi tidak akan mengurangi apa yang kita miliki. Melalui penggalangan donasi dari para jamaah dan aksi jualan pemuda kami, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian harus dijemput dengan kerja nyata. Amanah ini kami titipkan melalui BAZNAS Sidoarjo karena kami melihat lembaga ini sebagai badan yang sangat kredibel, terbuka, dan bertanggung jawab dalam menyalurkan hak-hak mereka yang membutuhkan,” ujar Baida’ie Karim dengan nada rendah hati.

Keputusan yayasan memilih BAZNAS Sidoarjo sebagai mitra penyaluran bukanlah tanpa alasan. Profesionalisme dan transparansi BAZNAS menjadi jangkar kepercayaan bagi yayasan untuk memastikan bahwa setiap butir keringat para pemuda penjual es teh dan setiap keping koin dari jamaah majelis benar-benar mampu mewujudkan pilar “Zakat Menguatkan Indonesia” hingga ke pelosok Aceh dan Sumatera. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi komunitas lain untuk terus bergerak dalam misi kemanusiaan yang terintegrasi secara nasional.

Menutup rangkaian aksi ini, penyerahan simbolis di kantor BAZNAS menjadi pengingat bagi kita semua bahwa duka di Sumatera adalah luka di Sidoarjo. YPYS Al Faqir telah menanam benih, para jamaah telah menyiraminya dengan doa Sholawat Nariyah, dan BAZNAS Sidoarjo akan memastikan buah kebaikan itu tumbuh menjadi kekuatan bagi Indonesia. Karena pada akhirnya, bukan seberapa besar yang kita beri, tapi seberapa tulus hati yang menggerakkannya untuk membuat bangsa ini tetap berdiri tegak.

Salurkan kepedulian Anda melalui rekening resmi BAZNAS Sidoarjo:

  • BSI: 4488888008
  • BCA: 8292799992

(Sertakan kode unik 25 di akhir nominal, misal: Rp 100.025)

Zakat Menguatkan Indonesia.

Mari rapatkan barisan. Sebab, duka mereka adalah luka kita juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!