
SIDOARJO — Rabu, 05 Agustus 2026 menjadi hari yang penuh gelora kebaikan di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Di bawah terik matahari pagi yang menyapa hangat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menunaikan amanah mulia dari para muzaki. Melalui langkah nyata yang sarat kepedulian, BAZNAS menyalurkan serangkaian program filantropi yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat; mulai dari penyalaan obor masa depan anak bangsa, pelukan hangat bagi yatim piatu, hingga pengokohan fondasi rumah ibadah.
Aksi kemanusiaan ini dimotori oleh barisan pimpinan dan pelaksana BAZNAS Sidoarjo. Hadir di garda depan penugasan mulia ini Bapak Ach. Saleh selaku Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, didampingi dua staf pelaksana berdedikasi tinggi, Bapak Syukron In’am dan Bapak Sofwan. Kehadiran mereka membawa pesan cinta kasih, menyapa setiap jiwa yang membutuhkan, dan memastikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjelma menjadi energi perubahan yang nyata.
Langkah pengabdian hari itu dimulai di SDN Ngampelsari, Candi. Di sekolah dasar ini, BAZNAS Sidoarjo menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi siswa-siswi prasejahtera. Bantuan ini dirancang sebagai jembatan kokoh yang menyelamatkan hak dasar anak untuk tetap mengenyam pendidikan berkualitas tanpa kecemasan finansial. Dalam perspektif sosial, investasi pada pendidikan dasar anak dari keluarga rentan memiliki daya ungkit luar biasa besar. Setiap rupiah yang ditanamkan hari ini untuk mencegah anak putus sekolah akan berlipat ganda nilainya di masa depan, melahirkan generasi mandiri yang memutus rantai kemiskinan keluarga, serta menumbuhkan modal sosial berupa sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing tinggi bagi Sidoarjo.
Usai dari SDN Ngampelsari, rombongan melanjutkan perjalanan kemanusiaan ke SMP Negeri 3 Candi. Di lembaga ini, BAZNAS Sidoarjo menyalurkan bantuan partisipasi kegiatan santunan bagi anak-anak yatim piatu. Bantuan ini diserahkan langsung untuk memeluk jiwa-jiwa muda yang merajut asa di tengah keterbatasan. Kehadiran pimpinan BAZNAS memberikan kehangatan psikologis, mengukuhkan keyakinan mereka bahwa masyarakat luas tidak pernah meninggalkan mereka sendirian.
Perjalanan kebaikan ditutup di SDN Larangan, Candi, melalui bantuan partisipasi pembangunan musholla sekolah. Musholla bukan sekadar bangunan fisik, melainkan rahim pembentukan karakter mulia dan pusat kedamaian spiritual bagi ratusan siswa dan guru. Pembangunan fasilitas ini memastikan transformasi nilai keagamaan berjalan dalam ekosistem yang representatif.

Dalam keterangannya, Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, Bapak Ach. Saleh, menegaskan komitmen lembaganya:
“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual vertikal kepada Sang Pencipta, melainkan instrumen ilahiah dengan dimensi horizontal yang kuat untuk menolong sesama di dunia, sekaligus menyelamatkan kita di akhirat kelak. Apa yang kami salurkan hari ini di Candi—pendidikan anak, santunan yatim, dan renovasi tempat ibadah—adalah bentuk pertanggungjawaban moral atas amanah muzaki. Kami ingin memastikan dana umat memberikan dampak transformatif, mengangkat harkat martabat dhuafa, dan menebar keberkahan bagi seluruh warga Sidoarjo.”
Zakat menolong sesama di dunia, menyelamatkan kita di akhirat












